e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Tarian Joged Porno

Masih hangat pembicaraan soal tarian joged porno yang terjadi di Jembrana pada salah satu Sekolah Dasar. Kejadian itu hingga mencuat ke publik dan mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan.  Tarian joged porno yang dipertujukan dihadapan siswa sekolah dasar. Itu adalah tamparan keras dunia pendidikan kita.

Tarian joged atau yang lebih umum disebut Joged Bungbung merupakan tarian yang digemari masyarakat, terutama masyarakat desa. Tarian joged bungbung ditarikan oleh beberapa penari wanita lajang secara bergantian, diiringi gambelan yang terbuat dari bahan yang serba dari bambu. Mungkin hal ini sebabnya disebut Joged Bungbung. Setiap penari biasanya ‘’menjawat’ salah satu penonton lelaki untuk ikut menari, disebut ngibing. Satu penari bisa memilih beberapa pengibing atau penonton lelaki secara bergantian.

Dahulu, sekira 10 tahun yang lalu dan sebelumnya, waktu saya masih sekolah dasar, tarian joged memiliki pakem dalam menari. Baik penari perempuan maupun yang dijawat (pengibing) ada aturan tarian yang harus diikuti, tidak asal menari. Jika asal menari, bisa-bisa ditertawakan penonton.

Pada masa mudanya, kedua ibu saya merupakan penari joged, sedangkan bapak saya penabuhnya (yang memainkan gambelan, terutama Gendang/Kendang). Pada jamannya, ibu dan bapak saya termasuk orang yang cukup tenar. Ternyata beliau CINLOK, cinta lokasi.

Seiring perkembangan jaman, tarian joged bungbung mulai mengalami pergeseran. Banyak penari yang dijawat (penari laki-laki) tidak tahu menari, tidak tahu aturan menari joged, mereka asal menari dan cenderung ke arah porno. Demikian juga penari joged perempuan semakin keluar dari pakem tarian joged bungbung yang ada.

Salah satu kelompok tarian joged yang sangat populer di masyarakat saat ini adalah Joged Sinabun, terutama di Bali utara. Dan masih ada kelompok tarian joged yang mengikuti joged sinabun yang terkenal dengan goyangannya yang nakal, genit, goyang ngebor, tarian yang mempertontonkan tarian diluar norma-norma yang ada.

Banyak pihak yang mengkritisi keberadaan joged porno ini, bahkan hingga kalangan akademisi, terutama di bidang kajian budaya. Setahu saya, ada sebuah hasil karya ilmiah, bahwa joged porno sudah keluar dri pakem tarian joged bungbung. Dapat dikatakan, joged porno yang menggeser joged aslinya, patut dihentikan, perlu adanya pengembalian pada joged yang benar, yang sesuai pakem tarian joged bungbung.

Sudah seharusnya pihak berwenang memberi sanksi tegas terhadap keberadaan kelompok penari joged porno karena telah merusak seni dan budaya. Bila perlu mereka dipenjarakan. Terlebih sudah ada aturan yang mengikat yaitu Undang-Undang No 44 tahun 2008 tentang Pornografi.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts