e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Orang Baik Lebih Menderita?

Seorang sahabat mengatakan bahwa orang baik ternyata lebih menderita daripada orang yang jahat. Dia mengungkapkan hal itu bercermin dari kisah Mahabharata, dimana Pandawa selalu menderita sedangkan Kaurawa menikmati kebahagiaan. Benarkah demikian?

Sebenarnya tidak demikian. Dalam film Mahabharata seolah pihak yang baik (pandawa) lebih menderita sebab film ini hanya berkisah sampai Yudhistira naik tahta setelah menang perang. Padahal berdasarkan kisah Mahabharata, perjalanan Pandawa masih panjang setelah perang, Pandawa menikmati kebahagiaan dengan kemegahan kerajaan yang semakin luas. Sebelum naik tahta, Yudhistira mendapat wejangan oleh Rsi Vyasa, Shri krisnha, dan Rsi lainnya. Disinilah diajarkan tentang kewajiban keempat golongan, tentang hukum, berbagai cara penebusan dosa, berbagai aturan korban suci, dan juga diajarkan tentang hakekat sang roh.

Setelah lama Yudhistira naik tahta, Pandawa meninggalkan kerajaan setelah Parikesit (cucu Arjuna) siap menjadi raja. Parikesit digantikan oleh Janamejaya. Mahabharata dikisahkan oleh Vaisampayana kepada Raja Janamejaya. Dengan demikian, pahala kebaikan Pandawa juga dinikmati oleh keturunannya atau anak cucunya.

Tak hanya di dunia nyata Pandawa memperoleh kebahagiaan, mereka juga memperoleh kebahagiaan di alam surgawi, meski terlebih dulu mereka menikmati neraka, sedangkan Kaurawa terlebih dulu masuk surga, tetapi kemudian masuk neraka.

Jelaslah kisah ini mengajarkan bahwa pada awalnya orang baik pasti mengalami penderitaan, jika ia tahan akan cobaan hidup, pasti pada akhirnya akan memperoleh kebahagiaan. Sebaliknya dengan orang jahat; pada awalnya mendapatkan kebahagiaan namun pada akhirnya mengalami pnederitaan yang tiada berakhir. Bahkan hal ini juga berlaku di alam lain; orang jahat lebih dulu masuk surga, orang baik masuk neraka.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts