e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

TIGA SIFAT ALAM


BAB 14
TIGA SIFAT ALAM

Jai: Nenek, kadang-kadang aku merasa malas, dan pada saat lain aku sangat aktif. Kenapa begitu?

Nenek: Kita semua memiliki sifat yang berbeda untuk melakukan sesuatu. Ada tiga jenis sifat (Guna). Ketiga jenis sifat itu adalah: sifat kebaikan (Sattva), sifat nafsu (Rajas), dan sifat kebodohan (Tamas). Kita di bawah pengaruh dari ketiga sifat itu. Kadang-kadang satu sifat lebih kuat daripada dua lainnya.

Sifat kebaikan membuat engkau damai dan bahagia. Dalam sifat ini engkau akan belajar kitab suci, tidak akan merugikan siapa pun, dan akan bekerja dengan jujur. Ketika engkau berada dalam sifat nafsu, engkau menjadi serakah untuk kekayaan dan kekuasaan. Engkau akan bekerja keras untuk menikmati kesenangan materi dan akan melakukan apapun untuk memenuhi keinginan egoismu. Ketika engkau berada dalam sifat kebodohan, engkau tidak bisa membedakan antara tindakan yang benar dan salah, dan akan melakukan tindakan dosa dan terlarang. Engkau menjadi malas dan ceroboh, kurang tertarik pada pengetahuan spiritual. (Gita 14,05-09).

Jai: Apakah tiga sifat ini mengendalikan kita, Nek, atau kita memiliki kendali atas apa yang kita lakukan?

Nenek: Sebenarnya, ketiga sifat itu pelaku semua tindakan. (Gita 3,27). Ketika kita berada di bawah pengaruh sifat kebaikan, kita berbuat baik dan benar; di bawah pengaruh sifat nafsu, kita lakukan tindakan egois dan di bawah pengaruh sifat kebodohan, yang kita lakukan hal buruk atau menjadi malas. (Gita 14,11-13). Kita harus mengatasi ketiga guna untuk mencapai pembebasan (Nirvāna). (Gita 14,20).

Jai: Akan seperti apakah kita ketika kita dapat mengatasi ketiga guna?

Nenek: Ketika kita mampu mengatasi ketiga guna, kita tidak terpengaruh oleh rasa sakit dan senang, kesuksesan dan kegagalan, dan kita memperlakukan semua orang seperti kita. Orang semacam itu tidak tergantung pada siapa pun kecuali Tuhan.

Jai: Pasti sangat sulit mengatasi ketiga sifat itu. Bagaimana aku bisa mengatasi ketiga Guna itu, nek?

Nenek: Untuk mengatasi ketiga Guna tidaklah mudah, tapi bisa dilakukan dengan usaha. Jika engkau berada di bawah pengaruh sifat kebodohan atau kemalasan, engkau harus berhenti malas, berhenti menunda-nunda apa yang seharusnya engkau lakukan, dan mulai membantu orang lain. Ini akan membawa engkau ke sifat kebaikan. Jika engkau berada di bawah sifat nafsu, engkau harus berhenti bersikap egois dan serakah dan membantu orang lain. Ini akan membawamu ke sifat kebaikan. Setelah mencapai sifat kebaikan, engkau bisa mengatasi ketiga Guna dengan pengabdian kepada Tuhan. Krishna berkata: Orang yang melayani Aku dengan cinta dan kesetiaan mengatasi ketiga Guna dan bisa menyadari adanya Tuhan. (Gita 14,26).

Berikut adalah sebuah cerita tentang sifat dari tiga Guna.


18. Tiga Perampok di Jalan

Ada seorang laki-laki sedang melewati hutan ketika tiba-tiba tiga perampok menyerang dan merampoknya.
Salah seorang perampok lalu berkata, "Apa gunanya membiarkan orang ini hidup?"
Dia sudah hampir membunuhnya dengan pedang ketika perampok kedua menghentikannya, dan berkata: "Apa gunanya membunuh dia? Ikat dia ke sebatang pohon dan tinggalkan."

Para perampok mengikatnya ke sebatang pohon dan pergi.

Setelah beberapa saat, perampok ketiga kembali menemui orang yang terikat itu dan berkata: "Aku menyesal, apakah kau terluka? Aku akan melepaskanmu."

Setelah melepaskannya, si perampok berkata: "Mari ikut aku. Aku akan membawamu ke jalan umum."

Setelah beberapa lama, mereka tiba di jalan. Lalu orang itu berkata kepada perampok ketiga: "Pak, Bapak telah sangat baik kepadaku. Mari ikut aku ke rumahku."

"Oh tidak!" Jawab si perampok, "Aku tidak bisa pergi ke sana. Polisi akan tahu."

Hutan bisa diandaikan dunia ini. Ketiga perampok adalah tiga Guna: kebaikan, nafsu dan kemalasan. Inilah yang merampok kesadaran diri kita. Kemalasan ingin menghancurkan kita. Nafsu mengikat kita pada dunia. Kebaikan membebaskan kita dari cengkeraman nafsu dan kemalasan. Di bawah perlindungan kebaikan, kita diselamatkan dari amarah, nafsu, ketamakan dan kemalasan. Kebaikan juga melonggarkan ikatan dunia. Tetapi kebaikan juga seorang perampok. Tidak dapat memberi kita pengetahuan yang sejati tentang Tuhan. Kebaikan hanya dapat menunjukkan jalan menuju ke rumah Tuhan kepada kita.  Kita harus mengatasi ketiga Guna dan mengembangkan cinta pada Tuhan.

Bab 14 Ringkasan: Alam menempatkan kita ke dalam tiga sifat untuk melaksanakan tugasnya melalui kita. Sebenarnya, semua kegiatan dilakukan oleh ketiga Guna ini. Kita bukan pelaku, tapi kita bertanggung jawab atas tindakan kita, karena kita diberi pikiran dan kebebasan untuk memutuskan dan memilih antara tindakan yang benar dan salah. Engkau dapat melepaskan diri dari pengaruh ketiga Guna dengan upaya yang tulus, pengabdian kepada Tuhan dan rahmat-Nya.


0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts