e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Jodoh Bisa Dipilih

Beberapa hari yang lalu saya mimpi yang ada kaitannya dengan jodoh. Setelah direnungkan maknanya cukup menarik. Dalam mimpi itu saya berada di jalan dekat rumah. Saya akan berangkat ke Bangli dan Denpasar disuruh mengambil pakaian oleh bapak R (mantan calon wakil bupati). Baju pertama disuruh mengambilnya di depan rumahnya di Bangli, tapi baju itu belum ada disitu karena masih dibawa orang lain, nanti akan dibawakan ke rumahnya itu oleh temannya. Saya tinggal menunggunya disana. Kalau sudah berjumpa dengan orang itu nanti bisa dibawa pulang ke rumah. Selain baju itu, juga disuruh mengambil baju di rumahnya di Penatih, Denpasar. Samar-samar rumahnya itu ada di timur laut kos saya di Denpasar.

Setelah mendapat informasi yang cukup jelas, lalu saya berangkat bawa motor sesudah mengecek perlengkapan mengendara seperti STNK dan SIM. Baru berjalan tak sampai 100 meter motornya mengalami gangguan. Setelah dicek oli motornya ternyata tercampur air sehingga perjalanan motor tidak bagus. Akibatnya, saya merasa akan telat mengambil pakaian itu, apalagi perjalanan jauh. Saya berusaha memperbaiki.

Tak lama berselang, bapak R sudah datang. Dia bilang, mungkin pakaian yang di Bangli akan diambil orang lain bila saya terlambat berangkat, sedangkan yang di Denpasar boleh saja saya yang mengambil.

Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba saya seakan membaca buku, di sisi lain seperti mendengar kata-kata bapak R. Bacaannya begini, 'Kamu boleh memilih pakaian itu, mau mengambilnya ataukah tidak. Demikian pulalah jodoh.'

Saya kemudian tersadar dari mimpi. Sempat menduga mimpi itu bermakna bahwa akan mendapat karunia dari dewa berupa perlindungan diri (pakaian). Bisa juga akan kehilangan karunia dari dewa akibat dosa yang saya lakukan (baju diambil orang).Tetapi setelah direnungkan makna itu cenderung berkaitan dengan jodoh sebagaimana kata-kata terakhir. Sebelum memaknai lebih jauh, kudu cari tahu makna simbol-simbolnya.

Bapak R simbol dewa (pejabat), motor kadang simbol tubuh ini. Oli bisa jadi simbol isi hati, stnk - sim kemungkinan simbol perbuatan. Bangli dan Denpasar simbol arah yaitu selatan, karena dari Kintamani tempat itu ada di selatan, sering disebut kelod, meskipun berdasarkan arah lokal tempat itu berada berlawanan arah.

Bila diterjemahkan bahasa mimpi itu menjadi, 'Dewa menyediakanmu dua jodoh. Kamu bisa menunggu dan memilih jodohmu, yaitu yang di depan rumah pada arah selatan atau yang di timur laut rumah (simbol di timur laut kos). Salah satunya ada yang tidak baik perjalanannya, itu bisa ditinggalkan.'

Mimpi di atas sepertinya jawaban dari doa saya sebelum tidur. Dimana saya berharap agar dewa menyatukan perasaanku dengan cewek yang ada di timur laut rumah, kalau bisa bahkan berharap dia bisa menjadi isteriku di kemudian hari (ngayal! Haha). Sedangkan untuk cewek yang selama ini menyakiti saya (rumahnya di selatan rumah, arahnya di depan pintu rumah saya, sekira 200 m) berharap agar cewek itu tidak menjadi bagian hidupku lagi, biarlah cewek itu diambil cowok lain meski pernah sangat mencintainya dan benih-benih cinta itu masih ada, bahkan kemarin saya menitikan air mata saat teringat dengan dia padahal sedang di perjalanan bawa motor. Antara kata hati dan pikiran bertolak-belakang. Hati selalu menginginkannya, tetapi pikiran selalu mengusirnya dari kenangan dan kehidupanku.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts