e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Kucing Memangsa Ular

Sedang sibuk membersihkan longsoran tanah di samping rumah pakai cangkul, datanglah om saya dari pihak ibu, biasa dipanggil Guru B, datang dari arah barat mengendarai motor Vario. Katanya, dia menemukan kucingku di jalan memakan sesuatu, lalu diboncengnya di depan motornya. Dari jauh saya melihat mahkluk yang ditangkap seperti kadal bentuknya, sebagian sudah masuk ke dalam perut, sebagian masih di mulutnya hingga pipi kucingku kembung.

Saat mau diambil kucingnya, yang dikulum pada mulutnya ternyata ular agak besar tetapi pendek. Saya terkejut bukan main, dan kucingnya dilepas karena saya kaget. Kucingku lalu lari ke kandang sapi milik kelompok tani. Ularnya ditinggal di kandang sapi, arahnya di barat daya rumahku.

Tak lama kemudian datang kembali kucingku. Dan tersadar dari mimpi, tetapi belum begitu paham maksudnya. Hal itu menimbulkan tanda tanya dalam hati, sepertinya ada sesuatu hal penting yang ingin disampaikan melalui mimpi. Beberapa saat kemudian, kembali mimpi. Dalam mimpi itu, ayah dan ibu saya bercerita tentang kemunculan Guru B dalam mimpi saya. Kata ibuku, Guru B muncul di dalam mimpiku karena dia akan sakit bila terus-terusan tak peduli dengan dewa kembar yang hendak dibuatkan upacara ngenteg linggih di keluarga besar kami karena dewa kembar akan murka pada guru B.

Paginya saya mencoba memaknai kedua mimpi itu. Dalam kenyataan guru B memang tidak peduli dengan kegiatan ngenteg linggih yang dilaksanakan keluarga besar kami. Makna mimpi ini bahwa Tuhan Ibu memberi tahu peristiwa yang akan menimpa guru B. Hal ini bermaksud menjelaskan mengapa guru B menjadi simbol mimpi saya. Dan yang menarik adalah mimpi pertama. Bila diterjemahkan masing-masing simbolnya maka maknanya sebagai berikut:

Tanah longsor pertanda adanya orang sakit. Bila longsornya besar tandanya kematian. Tetapi disini membersihkan longsoran tanah berarti pertanda usaha menyembuhkan orang sakit. Siang tadinya, di jalan saya menjumpai seseorang yang jatuh baru belajar motor. Kakinya sampai bengkak cukup parah. Sambil menunggu dijemput mobil, saya mencoba memberikan energi prana, ternyata berpengaruh terhadap niskala.

Kucing simbol kala, ular simbol sang wengi. Kucingku menangkap ular berarti kalan sang wengi (kemarahan Sang Wengi) telah dikendalikan. Kendaraan simbol palinggihan, bisa juga diartikan kedudukan atau kehormatan. Guru B menjadi pemangku dewa kembar. Jadi hal ini bermakna Palinggih Dewa Kembar. Ularnya dibuang di kandang sapi, artinya sang wengi meminta dibuatkan banten. Diambil dari makna sapi, sampi ngaran sampian, sampian ngaran banten atau ritual. Bisa juga bermakna ritualnya untuk memindahkan Sang Wengi.

Jadi makna keseluruhannya bahwa orang yang jatuh membawa motor tersebut karena ada kendala secara niskala. Kendala itu karena ada palinggih dewa kembar bersinggungan dengan Sang Wengi sehingga sang Wengi marah. Dan meminta memindahkannya ke arah barat daya dengan dibuatkan banten atau ritual.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts