e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Hampir Kutebas Lehernya

Berada di tegalan dekat bekas kandang hewan. Lalu saya sibuk membersihkan jaring laba-laba pada bekas rumah hewan itu. Entah dari mana datangnya, muncul GM (inisial) cowok yang diajak berantem waktu ini bersama temannya, namun tidak saya kenali.

Awalnya saya biasa saja atas kedatangan mereka, namun entah kenapa GM berani-beraniny
a merabas rumput yang ada di tegalan saya. Melihat hal itu saya naik darah. Tiba-tiba kedua tangan saya sudah memegang parang. Parang itu sudah saya angkat untuk memenggal kepala GM, dia terlihat tegang, sedangkan temannya menghilang. Sesaat kemudian tak jadi menebas lehernya, ada perasaan kasihan. Lalu saya taruh kedua parang itu dekat dia. Eh diambil satu. Saya juga cepat mengambil senjata untuk menghindari diserang tanpa senjata. Dia hendak menyerang saya..

Belum jelas kemana arah pertarungannya, apakah saya kena diserang ataukah berhasil menghindar, saya keburu bangun dari mimpi. Mimpi tersebut menyambungkan kisah permusuhan saya dengan GM waktu ini di alam mimpi maupun dunia nyata.

Saya coba gali dengan tenung tanya lara terutama arah masalahnya yaitu berasal dari kelod kauh (barat daya) rumah saya. Agak aneh arahnya, dan sudah 3 kali mimpi terkait dengan masalah perebutan cewek ini arahnya selalu berada di barat daya rumah saya. Waktu ini sempat saya curiga arah barat daya itu bersumber dari rumah cewek yang pernah saya sayangi. Sepertinya itu hanya pengelabuhan semata dari orang yang hendak usil sama saya, layaknya adu domba.

Mimpi di atas saat saya terbangun jam 3 lewat 29 menit. Pada jam setengah dua belas tadinya ada petunjuk pendahulunya. Mimpinya singkat namun menimbulkan efek samping yang menjadi kenyataan. Dalam mimpi itu saya merasa masih sakit gatal-gatal di paha, lalu saya makan sambil hendak minum obat di halaman rumah di tenggara rumah. Setelah selesai makan, saya telan satu tablet pil, namun tak bisa masuk gara-gara pil tersebut menempel di lidah. Pil itu tak jadi dimakan. Kemudian saya ambil jenis pil lain lagi, saya coba telan namun lagi-lagi terganjal di lidah. Rasanya pahit hingga saya memuntahkan isi perut.

Entah dari mana datangnya muncul guru (bapak saya) diikuti kakak saya (simbol dewa hyang alit). 'Kalau makan obat jangan nae biarkan menyentuh lidah' ujar bapakku. Hal senada kakak saya juga bicara demikian, 'kalau minum obat jangan biarkan kena lidah, langsung saja bawa ke kerongkongan biar cepat masuk ke perut'.

Tak berapa lama kemudian samar-samar saya melihat bapa GEDE Dauh berjalan dari arah timur rumah saya. Saya ingatnya rumah bapa GEDE Dauh rumahnya kelod kangin (tenggara) rumah saya. Seperti di rumahnya GM.

Saya terbangun dari mimpi, dan mulai paham maksud mimpi itu. Hal itu menandakan kelanjutan permusuhan saya dengan GM. Lalu saya gali dengan tenung tanya lara, jatuhnya sisa 3 yang artinya manusa, ulah manusia. Ini juga memperjelas makna pertarungan saya dengan GM dalam mimpi waktu ini. Kedua mimpi di atas melanjutkan peristiwa yang telah terjadi waktu ini, dimana saya sempat sakit gatal-gatal di paha, dan sudah sembuh setelah diobati. Namun dalam mimpi di atas kembali sakit seperti itu dengan minum obat dua kali. Logika penafsirannya itu menandakan saya 'dicoba' untuk kedua kalinya. Anehnya, mimpi gagal minum obat itu menimbulkan efek samping dalam kenyataan yaitu semalam perut saya sempat kembung sehingga mengeluarkan gas, padahal tidak ada makanan aneh yang saya makan siangnya. Menjelang pagi kembungnya hilang tetapi masih mengeluar gas yang cukup keras berulangkali.

Meski sudah menyadari diuji coba lagi oleh seorang cowok dengan minta bantuan pada orang dari desa seberang di utara (kaja), saya tak akan meladeni. Biarlah alam niskala menjadi hakimnya. Yang terpenting sakit dalam mimpi sudah menjadi gas (baca; Kentut).

Mimpi di atas ada mimpi lain menyertainya. Saya hendak diserang mahkluk gaib, dengan wujud siluman babi; simbol kala atau buta kala. Siluman itu tak jadi menyerang saya setelah dijinakan dengan menggantungkan penggalan kepala babi di sebuah pohon sehingga pohon itulah disambar siluman itu, lalu hendak menyeruduk saya namun segera dijinakan dengan memberi kaki ayam. Tak lama kemudian siluman itu saling seruduk dengan sepupu saya, samar-samar juga dengan kakak saya. Soalnya dia tidak menghiraukan nasehat saya bahwa itu siluman dan tak perlu diladeni.

Apa yang saya alami di atas merupakan buntut dari status saya kemarin yang berjudul 'Memasak 14 Kali Sehari'. Sekira sejam setelah membuat status itu, saya sempat mengantuk berat. Lalu hilang kesadaran sejenak dan saat sadar mendapat kejutan (makejetan) di kepala. Dugaan saya itu pertanda hadirnya guru niskala. Lalu hilang kesadaran lagi dengan kejutan di lengan kanan dan disertai lengan kiri. Ini menandakan adanya komunikasi diantara dua orang yaitu cewek dan cowok, membicarakan saya. Tak lama berselang mendapat kejutan di kaki kanan dan kaki kiri, yang melambangkan saya sedang dibicarakan hal buruk oleh dua orang cewek dan cowok. Yang terakhir seluruh tubuh saya mendapat kejutan yang cukup keras sampai tubuh saya bergeser, terutama bagian kaki. Dugaan saya, itu pertanda seseorang sangat terkejut dengan status saya itu. Lalu orang ini bertindak cepat untuk mencelakai saya. Sehingga saya mimpi hendak memenggal orang itu. Namun masih kasihan. Demikian pula di kenyataan masih kasihan, biarkan dulu dia berulah semasih saya tak kenapa-kenapa. Tak akan meladeninya.

Orang yang sering menyampaikan status saya dengan cowok itu, suatu saat dia akan kena batunya. Dia kira saya tidak tahu. Padahal hampir setiap status facebook saya mengirim sinyal dibicarakan orang meskipun status saya jarang dikomentari dan sedikit mendapat like.

Nb; doa saya ini kemudian memakan korban sebagaimana diulas mimpi selanjutnya yang berjudul 'Dia Kecelakaan Karena Saya?'.

Mimpi di atas dilanjutkan dengan mimpi kehadiran orang yang dimintai bantuan oleh GM, dengan menyamar menjadi bapaknya di alam mimpi. Mimpinya sebagai berikut;

Datang dari utara saya masuk ke acara pernikahan seseorang yang tidak saya kenal. Di tempat itu sudah ada bapak saya (guru) bersama paman, Wa Karma. Entah kenapa saya seenaknya meminta guru untuk mengambilkan saya nasi, tetapi beliau tidak berkenan mengambilkan nasi, lalu pergi bersama paman tanpa alasan yang jelas.

Tak lama berselang setelah saya selesai makan, tiba-tiba datang bapaknya GM (inisial) yaitu Guru N (inisial) dari arah utara, hendak menuju selatan. Entah kenapa bapaknya (guru N) mengambil HP saya tanpa ijin. Hendak ingin tahu isi HP saya. Sebaliknya saya juga mengambil hp-nya yang ditaruh di meja. Saya menduga bapaknya ingin tahu isi sms saya yang ada hubungannya dengan anaknya, juga hubungannya dengan gadis yang jadi rebutan. Sekiranya bapaknya tidak menemukan apa-apa di hp saya karena isinya lagu-lagu cinta dan nyanyian rohani. Sedangkan di hp bapaknya saya melihat banyak tersimpan foto seksi dan video porno, video jorok. Isinya kebanyakan urusan selangkangan. Lalu saya nonton satu video itu namun tidak begitu terlihat adegan mesumnya. Untuk mendengarkan suaranya, disalurkan ke telinga menggunakan selang karet, sehingga sampai ke telinga hanyalah hembusan angin, bukan suara, bukan nada. Sedangkan bapaknya merasa kecewa hanya menemukan lagu-lagu di hp, kemudian pura-pura mendengarkan lagu.

Akhirnya tersadar dari mimpi menjelang pagi. Sekilas mimpi tersebut tidak menarik namun sebenarnya menakjubkan maknanya. Berdasarkan kronologi mimpinya dapat ditafsirkan sebagai berikut:

Acara pernikahan simbol adanya masalah asmara. Makan nasi sendiri itu pertanda baik. Bila diberi nasi oleh orang lain, malah itu pertanda buruk. Guru pergi melambangkan guru niskala saya mulai membiarkan saya untuk mandiri tanpa bantuan beliau dalam menghadapi lawan, terutama kaitannya dengan perseteruan di niskala (alam gaib).

Kedatangan bapaknya GM melambangkan orang yang dimintai bantuan selama ini untuk menyerang saya namun berhasil saya lumpuhkan ilmunya. Orang itu kemungkinan dari desa seberang di utara. Orang itu penasaran dengan apa yang saya miliki terutama di dalam tubuh saya, barangkali dia heran. Dia merasa kecewa setelah dia memasuki tubuh saya melalui telinga, ternyata dalam tubuh saya tak isi apa-apa. Memang demikian adanya, saya tak tahu apa-apa, hampir kosong soal ilmu magis. Hanya memiliki lagu cinta yang melambangkan hanya memiliki cerita cinta yang menyedihkan sekaligus menyenangkan bila dikenang, sedangkan nyanyian rohani melambangkan puja mantra untuk dewa.

Sebaliknya orang yang dijadikan GM sandaran, dia memiliki berbagai ilmu magis yang jorok-jorok, ilmu hitam, terutama soal selangkangan, yaitu ilmu guna-guna; pengasren, pengasih, penegul, pemiat, pemancut guna-guna, pemancut pamiat, dan lain sebagainya. Yang pada intinya ilmu urusan cinta dan urusan ilmu untuk menyakiti orang lain. Ilmu yang dia miliki salah satunya sudah sempat saya nikmati, hanya saja cuma jadi tontonan saya.

Bagaimana cara orang itu mengetahui bahwa saya tidak tahu apa-apa yang membuat dia merasa heran? Hal ini bisa diketahui dari kejadian sebelum saya tidur. Sebelum tidur, di lengan kanan saya mendapat kejutan dua kali, itu pertanda dibicarakan laki-laki, dan sepintas saya melihat GM saat kehilangan kesadaran. Tak lama berselang, saya terkejut karena sempat kehilangan kesadaran dalam waktu sangat singkat, hanya dua detik. Pada saat itu terasa ada masuk ke telinga kanan. Saya sempat heran dengan kejadian itu, tumben tubuh mendapat kejutan (makejetan) disertai sesuatu masuk ke telinga. Namun akhirnya terpecahkan melalui mimpi. Itulah sebabnya dalam mimpi mendengarkan suara di hp menggunakan selang disertai hembusan angin, yang artinya orang itu memasuki tubuh saya melalui ilmu tertentu. Barangkali dengan 'menerawang'.

Perjalanan bapaknya GM dari arah utara mungkin melambangkan yang di utara melemparkannya ke orang lain di selatan. Hanya dugaan saja. Tampaknya GM sekarang mulai bergerak ke arah selatan atau barangkali selama ini dia cari ke selatan. Hal ini dapat diketahui dari hari mimpinya yaitu jatuh pada Wraspati Pahing nuju urukung. Arah pahing yaitu selatan, wraspati arahnya tenggara. Artinya ke arah selatan agak ke timur dari rumah saya. Bila itu terjadi, saya tahu orang yang dia tuju.

NB; Tulisan-tulisan saya tentang mimpi kemudian memicu perang gaib semakin menjdi-jadi.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts