e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Jomblo Itu Keren

Stempel jomblo bagi seseorang pada era digital sekarang seakan menunjukan orang bersangkutan tidak laku dan ngerinya diberikan berbagai stigma negatif. Pandangan negatif yang diberikan pada orang-orang jomblo membuat pola pikir generasi muda bergeser. Ketika ia jomblo seakan dunia ini terasa kiamat. Merasa jenuh hidup dalam kesendiriaan.

Teman saya ada yang sering mengeluh kalau sudah membahas cewek. Katanya, gara-gara jomblo ia jadi tidak betah berada di rumah, inginnya keluyuran, cuci mata. Ketika keluar rumah, siapa yang mau dicari; tidak tahu juga. Pusing kan? Bahkan ada yang hingga frustasi gara-gara jomblo.

Ada berbagai faktor penyebab seseorang menjadi jomblo. Alasan yang paling umum muncul ke permukaan adalah karena orang jomblo biasanya terlalu pilih-pilih, terlalu bermain di rasa, dan terlalu lainnya. Mungkin benar nasehat para bijak, 'segala sesuatu yang bernada terlalu hendaklah ditinggalkan.'

Sebenarnya ada satu alasan tersembunyi yang menyebabkan orang dewasa yang seharusnya sudah memiliki pasangan namun sulit mendapatkan jodoh. Penyebabnya adalah orang bersangkutan sudah pernah berhubungan seks diluar perkawinan. Hubungan seks ilegal tersebut hampir sama dengan melakukan pernikahan secara hina. Oleh karena itu, generasi muda sekarang perlu menghindari hubungan seks diluar perkawinan bila dikemudian hari menghendaki mendapat pasangan yang terbaik. Hal tersebut berlaku bagi pria maupun wanita, namun lebih parah bagi kaum wanita.

Sebagaimana yang pernah saya tulis bahwa hubungan seks diluar perkawinan dapat menghanguskan aura kecantikan. Jangan salahkan Tuhan ketika sulit menemukan pasangan bila sudah pernah berhubungan seks bertentangan dengan norma agama. Demikian pula jangan menyalahkan takdir bila akhirnya merasa menikah dengan orang yang salah bila dulu kita termasuk orang bejat, berotak mesum, sering melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan, karena sejatinya jodoh itu nasib bukan takdir.

Selain alasan klise di atas, ada pula berpendapat bahwa seseorang menjadi jomblo karena idiologi yang dianut: idealis, terutama laki-laki, sehingga memunculkan sebuah dagelan bahwa 'Cewek jomblo karena takdir. Cowok jomblo karena prinsip.'

Barangkali mereka yang jomblo karena idealisme yang mereka bangun mirip dengan prinsip Tere Liye sebagai berikut:
Bagaimana mencari jodoh terbaik? Bukan dengan pacaran, melainkan dengan terus memperbaiki diri sendiri, sekolah, belajar mandiri, melakukan aktivitas dan hobi yang bermanfaat, menambah pengetahuan, teman, kenalan. Pun jika ingin bekerja, berbisnis, bisa dilakukan. Jika diujung cerita kita ternyata tidak mendapatkan jodoh terbaik, tidak masalah. Toh kita telah tumbuh menjadi lebih baik dengan pemahaman terbaik. Siap menerima skenario apapun dari Tuhan.

Berat memang melakukan hal pada tataran ideal tersebut, akan tetapi hal demikian setidaknya bagus untuk menentramkan hati kaum jomblo, sebagai motivasi bahwa seorang jomblo bisa lebih sukses kelak ketimbang sibuk memburu pacar yang kemungkinannya malah bisa menghilangkan peluang meniti karir, pendidikan, bahkan ditinggalkan jodoh yang sebenarnya akibat melakukan pelanggaran norma agama ketika menjalin hubungan pacaran dengan seseorang. Misalnya seks diluar nikah. Dari perbuatan menyimpang itu tak sedikit melakukam aborsi akibat hamil tak diinginkan. Tentulah karma buruk akan menimpa pelakunya kelak. Ketika menderita akibat dosa-dosa yang ditanam, ujung-ujungnya menyalahkan Tuhan.

Sebenarnya, ketika kita belum siap menikah sebaiknya tidak perlu mencari pacar. Bila pacaran serius pada saat belum siap menuju jenjang pernikahan berpeluang besar akan kesulitan jodoh ketika benar-benar siap menikah akibat pelanggaran akidah atau norma agama ketika pacaran.

Mampu melawan arus jaman yang kian menggila sesungguhnya sebuah kebanggaan tersendiri, seperti misalnya bisa tanpa pacaran dengan banyak orang. Cukuplah pacaran dengan calon pendamping hidup saja, yaitu pacaran serius ketika sudah siap menikah. Dengan demikian sesungguhnya jomblo itu keren. Lagi pula orang pacaran belum tentu hidupnya bahagia. Tak jarang hidup kita menjadi rumit akibat pacaran, seperti berani berbohong kepada orang tua, bolos sekolah, dan berbagai perbuatan dosa kecil lainnya, yang dikemudian hari menjadi dosa besar akibat dosa kecil itu menjadi kebiasaan hidup.

Perkara-perkara yang kita lalui dalam mengarungi lika-liku kehidupan tergantung bagaimana kita menyikapinya, termasuk masalah jomblo. Biarkan diledek orang-orang bila sedang jomblo. Seperti pepatah, 'Biarlah anjing menggonggong kapilah tetap berlalu.' Lagi pula orang jomblo jauh lebih bebas berekspresi. Bilamana tak mampu melakukan hal pada tataran ideal, agar jomblo menjadi suatu hal yang menyenangkan ada beberapa hal yang baik untuk dilakukan, seperti:

Sibuk Bekerja

Menutupi rasa sepi dalam jiwa yang sedang menggelayut dapat ditutupi dengan berbagai kesibukan, seperti bekerja, rajin belajar, membaca novel. Melakukan berbagai aktivitas tidak hanya bisa mendatangkan uang, seringkali bertemu cinta di dunia kerja, bahkan bertemu jodoh.

Punya Target Terbaik

Menjomblo bukan berarti membiarkan hati benar-benar kosong. Sangat baik pula jika kita memiliki target. Target yang dimaksud adalah orang yang paling dicintai, orang yang paling didambakan, pilihan hati. Target ini tentulah orang-orang pilihan, bukan orang serampangan, apalagi murahan. Dengan memiliki target yang terbaik tentulah kita sangat sulit untuk memperolehnya, namun disitu letak tantangannya yang mampu meninggalkan jejak yang sulit dilupakan.

Target Sampingan

Selain memiliki target terbaik yang kita kejar mati-matian perlu juga target sampingan. Target sampingan ini di tempat-tempat yang menjadi tempat rutinitas kita. Seperti di kampus, sekolah, tempat kerja, dan lain sebagainya.

Jujur saja, walaupun saya sangat mencintai seorang gadis yang mengabaikan cintaku, jangan anggap saya hanya mencintai dia, apalagi cinta diabaikan. Saat masih aktif kuliah, di kampus saya punya target seorang gadis yang mampu menggetarkan jiwa, cewek berprestasi dengan tampang berkelas, diatas rata-rata, tapi saya pendam, tanpa mengungkapkannya. Biarkan saja hati bergetar ketika melihat dia. Gadis itu bisa membuatku lebih rajin datang ke kampus.

Waktu masih kerja, di tempat kerja saya jatuh cinta sama anak bosnya. Gadis itu juga mampu membuat tubuh ini terasa panas dingin ketika berpapasan, jadi senang bernyanyi di tempat kerja dan tentunya kerja terasa menyenangkan. Selain anak bosnya, di dekat kerja juga ada cewek abg yang sering digodain.

Sekarang sudah tidak lagi bekerja tetapi sering mengantar ibu ke pasar. Di dekat pasar ada sekolah SMA dan SMP, didekat sekolah itu saya sering nongkrong menunggu ibu, cuci mata gaes. Sepertinya di mata cewek-cewek disitu wajahku sudah mulai tenar gara-gara sering kedip-kedip mata pada cewek yang menurutku cantik. Dan sekarang mulai ada yang membuat saya jatuh hati. Setelah ditelusuri ke temen cewek itu, ternyata cewek yang membuatku terpesona itu ternyata cewek juara kelas. Ingin sebenarnya memilikinya.

Selain target di tempat-tempat tujuan, di lingkungan rumah pun sering tebar pesona. Apalagi di dekat rumah juga ada sekoah SMP. Cuma sekarang sudah mulai bosan soalnya cewek-ceweknya kecil-kecil.

Agar sering dilirik cewek di tempat-tempat strategis itu, perlu menggunakan strategi kusus, terutama sugesti. Sugesti ini seperti sebuah mantra tetapi buatan sendiri.
Contoh misalnya ketika melihat cewek tak dikenal berpakaian putih, rok biru, pakai jam warna ping, pakai bando. Meski tak dikenal namun cewek itu cukup membuat hati kagum dan tertarik. Bila itu terjadi katakanlah dalam hati sambil memikirkannya;
Ihh kamu yang memakai jam warna ping, baju putih, rok biru. Pandanglah aku, pandanglah aku, pandanglah aku! Apan aku sakadi sang Arjunq. Teka lengleng bungeng hatimu ketika memandangku. Lah poma, poma, poma.

Kata-kata di atas bisa dibuat seenaknya, akan tetapi pada intinya berisi hal-hal penting ini;
- kata-kata itu bersifat memerintah (contohnya Ihh kamu, pandanglah aku)
- Menyebut target. Bila tahu namanya sebut namanya. Bila tidak, sebut ciri-cirinya.
- Menyatakan diri sendiri ganteng. Contoh: apan aku sakadi sang Arjuna.
- Perintahkan yang kita inginkan. (Misalnya; bingunglah kamu ketika memandangku)
- Tambahkan kata-kata magis yang membuat kata-kata menjadi mujarab. Bagi orang Hindu Bali biasa menggunakan kata poma untuk guna-guna, kata Svaha bila sebuah doa.

Bila orang yang dikehendaki memandang kita, tentulah harus ada tanda bahwa dia memandang kita bukan kebetulan namun sesuatu yang dikehendaki. Cara paling sederhana yaitu dengan kedipan mata.

Bilamana kemungkinannya kita bisa bertemu kembali dengan orang bersangkutan buatlah sugesti agar kita diingat. Misalnya; Ih kamu.. (pikirkan orangnya), kamu yang telah membuat hatiku terpesona, ingatlah aku bila aku mengingatmu. Rindulah kamu padaku! Karena aku lelaki idamanmu, yang kamu inginkan. Terjadilah demikian, lah poma, poma, poma.

Walaupun tidak terjadi apa yang dikatakan dalam sugesti, setidaknya orang itu akan memandang kita dengan pandangan yang berbeda. Walau hanya kata-kata asal kita buat, jika dikatakan dari lubuk hati dan sungguh-sungguh maka akan sampai pada hati orang yang dituju.

1 Komentar:

Triesa P. Cahyanina mengatakan...

Maaf kalau saya disini berkomentar tidak sesuai topik. Saya disini ingin bertanya tentang postingan anda di Kompasiana yang berjudul "Cara Mengetahui Perasaan Dia Tanpa Bertanya". Sayang saya tidak punya akun kompasiana, jadi tidak bisa berkomentar disana. Baik langsung saja saya copas apa yang ingin saya tanyakan (saya terlanjur ngetik waktu itu, eh taunya gak bisa. Hehe...):


Kak atau pak (hehe... saya bingung mau manggil apa)
maaf boleh tanya? Saya menyukai seseorang dan suatu hari perasaan saya itu tanpa sengaja diketahui oleh teman-teman sekelas. Tapi orang yang saya sukai itu tidak memberi pertanda jelas apa dia menyukai saya apa tidak, kadang-kadang terlihat seperti sangat cuek tapi kadang tidak. Lalu saya mencoba tips diatas dan saya bisa mengingat wajah dan gerak-geriknya dengan jelas. Bahkan anehnya, hati saya bergetar dan saya malah menangis. Sebenarnya saya ini kenapa ya? Maaf jadi curhat. Hehe... Terima kasih sebelumnya dan saya tau ini sangat jauh dari tanggal posting.


Terima Kasih

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts