e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Ini Sebabnya Perlu Menulis Status Facebook Agak Panjang

Mungkin banyak orang merasa enggan menulis status panjang-panjang di facebook, meski orang bersangkutan berpengetahuan luas. Lebih senang menuliskan kesimpulannya saja dengan menjadikannya kata-kata bijak.

Sebagian orang menulis status pendek-pendek karena memang tidak tahu apa yang hendak ditulis. Banyak pula pikirannya mandeg alias macet ketika menulis, bingung bagaimana caranya menyampaikan uneg-uneg pikirannya, padahal orang bersangkutan pandai berbicara, berpengetahuan. Ada pula yang takut dianggap pamer ilmu.

Dari hasil pengalaman saya di dunia maya, status orang yang paling mudah saya lupakan adalah status pendek-pendek meski status tersebut penuh makna dan dalam; kata-kata bijaksana yang sarat dengan nilai kebenaran. Status pendek juga sering menimbulkan kesalahpahaman hingga memunculkan perdebatan, fitnah, bahkan menimbulkan permusuhan, terutama permasalahan yang bersifat kontroversi.

Berbeda dengan status yang agak panjang; ada latar belakang, kasus, dan penjelasan yang akan mengikat pikiran pembaca terhadap apa yang dibaca, sehingga pembaca akan membuat kesimpulan sendiri dan menemukan pemahaman baru. Kesimpulan masing-masing pembaca pun bisa beraneka ragam, tergantung pengetahuan dan pengalaman hidup orang bersangkutan.

Pembaca juga akan mengingat status kita pada bagian-bagian yang berbeda; ada yang ingat pada kasus, ada yang ingat pada penjelasan, ada yang hanya ingat kesimpulannya saja, dan ada juga pembaca bisa menemukan pengetahuan baru setelah digabungkan dengan pengetahuan yang dimiliki orang bersangkutan.

Oleh karena itu, penting untuk menulis status agak panjang; misalnya ada latar belakang, uraian, dan kesimpulan. Dengan cara itu, pembaca akan lebih mudah mengingat apa yang kita tulis, termasuk lebih mudah mengingat penulisnya.

Apabila status kita pendek, meskipun isinya wow namun sulit melekat dalam pikiran akibat kurangnya kata-kata atau kasus yang dapat memancing pikiran agar ingat pada suatu 'pengetahuan'. Jangankan ingat siapa yang menulisnya, apa yang ditulis saja sudah dilupakan, meskipun status kita sudah berjibum di beranda facebook.

Status pendek itu meski banyak mendapat jempol atau like tetapi pembaca jauh lebih mudah melupakannya, sedangkan status yang agak panjang akan lebih mudah melekat dalam pikiran. Layaknya pohon, bila kita hanya memberikan buahnya, orang akan mudah menikmati tetapi orang itu tidak tahu bagaimana daunnya, batangnya, bunganya, apalagi akarnya. Namun ketika seseorang menjelaskan sebuah pohon secara keseluruhan; akar, batang, daun, bunga buah, maka di kemudian hari pembaca hanya dengan melihat daunnya, dia akan ingat buahnya. Bahkan bisa ingat akar pohon itu. Bahkan bisa ingat secara kesulurahan.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts