e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Hilangnya Keperawanan Menghanguskan Aura Kecantikan

Generasi muda sekarang semakin banyak dicecoki pemikiran palsu, salah satunya keperawanan dianggap remeh. Hilangnya keperawanan hanya dianggap pecahnya selaput dara. Padahal kehilangan keperawanan sebelum menikah sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial seorang wanita, diantaranya:

Kecanduan Seks

Seorang wanita yang telah kehilangan keperawanan akan menjadi wanita agresif, memiliki nafsu seks berlebih hingga menyebabkan kecanduan untuk berhubungan seksual. Oleh sebab itu, bila sudah menikah maka akan dilampiaskan bersama suami. Bila belum menikah, berpeluang mudah dirayu lelaki hidung belang (nakal) dan lelaki bersuami.

Depresi

Menurut penelitian, wanita lebih penurut terhadap perintah orang tuanya terutama ibunya, salah satunya nasehat sang ibu untuk menjaga kehormatan keluarga. Ketika seorang wanita kehilangan keperawanan sebelum menikah maka akan timbul perasaan berdosa berkepanjangan, juga mengalami pertentangan antara ingin melakukan hubungan seks dan menolaknya, sehingga menyebabkan tertekan, bahkan depresi. Lebih-lebih hingga hamil, berpeluang berbuat dosa keji seperti aborsi yang bisa membawanya pada penderitaan kelak. Sudah banyak terbukti orang yang pernah melakukan aborsi hidupnya sengsara, apalagi anak yang diaborsi belum diupacarai.

Kehilangan Aura Kecantikan

Mungkin seorang wanita berpikir bahwa ia akan bisa menjaga rahasia dari lelaki bahwa dirinya sudah tak perawan, tetapi tak banyak wanita yang tahu bahwa lelaki secara alami bisa merasakan seorang wanita itu masih perawan atau tidak. Wanita yang masih perawan memiliki daya tarik luar biasa, sedangkan ketika keperawanan hilang maka aura kecantikannya jauh berkurang, sehingga lelaki yang baik akan menjauh, sedangkan lelaki nakal dan bersuami semakin mendekat.

Kesulitan Jodoh

Ketika kesucian diberikan sembarangan kepada lelaki, akibatnya daya tarik menghilang. Tentu hal ini menyebabkan lelaki yang diharapkan tak kunjung datang, lelaki yang diidam-idamkan semakin menjauh. Bahkan dulunya dikejar-kejar lelaki, namun begitu seorang gadis kehilangan keperawanan, lelaki yang dulunya mengejarnya akan kehilangan rasa sayang, rasa cinta. Malah dicampakan lelaki. Oleh karena itu, wanita yang kehilangan keperawanan akan kesulitan jodoh, berpeluang menikah dengan lelaki tak sesuai harapan, bahkan berpeluang dimadu.

Atas dasar itu, kamu-kamu yang masih suci jangan mudah menyerahkan keperawanan. Lelaki yang meminta hubungan seks sebelum menikah, itu pertanda cintanya tak tulus. Lelaki yang tulus menyayangimu justru menjadi orang terdepan menjaga kehormatanmu atau dia berkomitmen mengajakmu menikah.

*Sebaik-baiknya wanita adalah dia yang mampu menjaga harkat dan martabatnya, menjaga kesuciannya.

NB:
Buat kamu yang aku sayangi; jaga diri baik-baik. Kamu boleh dekat dengan siapa saja, tetapi jangan sampai kebablasan. Ketika kamu tak suci lagi, rasa sayangku pasti hilang. Dan tentu aku takan mengejarmu lagi. Oleh karenanya, jaga diri baik-baik nggih! Itu demi kebaikanmu kok. Begitu pun aku, aku akan menjaga diriku. Bli kangen sama kamu.. miss you.

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts