e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Rumus Memejamkan Mata Agar Mudah Tidur

Baca judulnya mungkin ada orang yang merasa geli, masak iya persoalan memejamkan mata saat mau tidur ada rumusnya segala, bukankah tinggal pejamkan mata lalu tidur? Boleh saja mentertawakan hal sepele seperti itu, akan tetapi akan menjadi hal menarik untuk dipelajari bagi mereka yang kesulitan untuk tidur, terutama mereka yang mengalami gejala insomnia (penyakit sulit tidur). Bilamana seseorang sudah mengalami insomnia akut, ada cara ajaib untuk mengatasinya namun tidak diulas pada kali ini, barangkali di lain waktu.

Sebelum kita naik ranjang atau berangkat tidur, terlebih dulu kita perlu mengistirahatkan obyek luar di sekitar kita, seperti matikan lampu, matikan TV, jauhkan Hp, bila perlu juga dimatikan. Keberadaan benda-benda elektronik yang terhubung melalui gelombang elektromagnetik (TV dan HP) cukup mengganggu kita. Gelombang-gelombang elektromagnetik ini mengganggu gelombang pikiran kita yang sangat halus, akibatnya kita kesulitan tidur.

Apabila obyek luar telah diistirahatkan pula, maka kita akan jauh lebih mudah mengantuk dan kemudian akan tertidur, namun tidak sedikit orang masih kesulitan tidur meski obyek luar telah diistirahatkan. Mata telah dipejamkan namun belum juga tidur, apalagi dibuka terus, malah ingin menyaksikan obyek di sekitar kita atau melakukan aktifitas yang justru membuat semakin sulit tidur, seperti chat dengan seseorang, baca-baca berita di internet, dan lain sebagainya. Masih mendingan bila membaca buku yang membosankan sehingga cepat mengantuk.

Untuk mengatasi kesulitan tidur tentu perlu mempelajari rumus sederhana memejamkan mata. Lalu, bagaimana caranya?

Pertama-tama berbaring terlentang dan buatlah tubuh ini menjadi rileks, lalu rasakan keluar masuk nafas, rasakan denyut jantung dan peredaran darah di seluruh tubuh. Katakan dalam hati bahwa kita sayang pada tubuh ini, mintalah pada tubuh ini untuk beristirahat segera.

Tahap berikutnya, mulailah memejamkan mata setengah-setengah, tidak ditutup, tidak pula dibuka. Lalu pandanglah ujung hidung dengan rileks secara terus menerus, bukan dipaksa. Sambil memandang hidung, ucapkanlah sebuah kalimat secara berulang-ulang di dalam hati, umpamanya; aku orang bahagia, aku orang bahagia, aku orang bahagia.

Kata – kata yang diucapkan adalah hal-hal positif yang bermakna sebagai rasa syukur kepada Tuhan, lebih bagus lagi mengulang nama suci Tuhan sesuai kepercayaan yang dianut, seperti misalnya untuk umat Hindu; Om Namah Shiwa Ya, Om Namah Shiwa Ya, Om Namah Shiwa Ya, dst. Setelah beberapa pengulangan mantra seperti itu kesadaran kita akan hilang dan tertidur kemudian.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts