e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Peristiwa di Alam Mimpi Terjadi dalam Kenyataan

Peristiwa di alam mimpi biasanya hanya berupa pertanda atau makna yang akan terjadi di dalam dunia nyata, berupa pertanda baik maupun pertanda buruk, atau paling barter hanya ada sedikit kesamaan, seperti misalnya yang pernah aku alami.

Di alam mimpi aku melakukan perjalanan pulang kampung. Esoknya,tiba-tiba pagi hari ada keluarga yang meninggal (yang meninggal dalam kenyataan orangnya sudah tiada) sudah berada di jalan mau ke kuburan. Aku pun ikut menggotong mayatnya ke kuburan, belum sampai kuburan aku balik ke rumah karena mau ke Denpasar. Saat di perjalanan mau ke Denpasar, ketemu mayat orang itu dan ternyata mayatnya itu belum sampai di kuburan, namun sudah dekat. Kembali aku membantu menggotongnya. Sialnya mayatnya itu terbalik dan nanahnya tumpah sampai mengenai bajuku, bau lagi.
.
Begitu masuk ke pintu kuburan, tiba-tiba masuknya ke pintu rumah nenekku, mayat itu dimasukan ke kamar nenekku. Aku membuka baju yang basah dengan nanah mayat, dan aku mendengar keluhan ayahku. Beliau bilang bahwa mayat itu membusuk karena kesalahan menyuntikan formalin tidak secara merata. Kebetulan yang menyuntikan formalin bukan ayahku.

Dalam dunia nyata, dua hari setelah mimpi aku pulang kampung. Kemudian esoknya bantu orang tua pasang pipa air, sialnya kaki bapakku kena kayu sampai menjerit kesakitan, cukup parah.Setelah selesai pasang pipa lalu ke rumah nenek. Sorenya aku balik ke Denpasar, namun sialnya belum sampai di kos mengalami kecelakaan menabrak seseorang sampai terpental, begitu pun aku sampai jungkir balik di aspal, sayap motornya sampai berserakan.

Dengan demikian antara peristiwa di alam mimpi dan dunia nyata terjadi kemiripan, namun lebih banyak sebuah pertanda, terutama ditumpahi nanah jenazah itu ternyata sebagai pertanda buruk. Dalam mimpi yang terbalik itu mayatnya, tapi kenyataannya yang jungkir balik itu aku (kecelakaan, huahaha).

Jauh berbeda dengan mimpi sekitar dua bulan lalu, dalam mimpi itu aku pergi ke Tabanan dan tiba-tiba sudah masuk gang mau mencari seseorang, tidak tahu siapa yang dicari. Di ujung gang ada tikungan ke timur, gangnya berupa jalan tanpa aspal, kemudian bertanya kepada seorang gadis, namun gadis itu menjawab tidak tahu.

Saat terbangun, aku mencari makna mimpi itu di google, apa kira-kira makna mimpi kesasar. Dari referensi yang dibaca, ada yang mengartikan baik, ada juga yang mengartikan buruk. Namun dalam kenyataannya tidak terjadi apa-apa.

Yang membuatku terkejut, peristiwa itu aku alami waktu hari Saraswati Sabtu lalu, waktu mau ke rumah jero Dalang, mau melukat, di daerah Ubud, Gianyar. Aku tidak tahu tempatnya, hanya tahu alamatnya didapat dari facebook. Untuk mencari alamat itu aku menggunakan navigation google map, menggunakan petunjuk arah. Sialnya, aku salah alamat. Petunjuk googlenya masih ke arah barat. Setelah ditanyakan ke seseorang ternyata sudah lewat. Kemudian balik ke arah timur, lalu belok kanan masuk gang ke arah selatan. Di ujung gang ada tikungan ke timur, jalannya tanpa aspal, kemudian bertemu cewek pulang dari sekolah. Aku tanyakan alamat yang ku cari, cewek itu jawab tidak tahu.

Disitulah aku terkejut, teringat dengan mimpi beberapa bulan lalu, lalu berhenti sejenak memperhatikan secara seksama alam sekitarnya. Tempatnya persis seperti apa yang ada dalam mimpi, demikian juga wajah cewek itu mirip dengan yang ada dalam mimpi. Sampai-sampai saya bilang ke adik sepupuku, Aris, ‘Ris, tempat ini pernah bli mimpiin loh. Heran bli..’. Lalu kami pun melanjutkan perjalanan ke alamat yang dituju yang jaraknya sudah dekat.

Antara mimpi dan kenyataan pada peristiwa ini hanya ada sedikit perbedaan. Dimana dalam mimpi perjalanan ke daerah Tabanan, faktanya berada di Gianyar. Dalam mimpi dimulai dari masuk gang dan berakhir bertanya pada seorang gadis, sedangkan dalam kenyataan melewati jalan ke arah barat lalu masuk gang, dan berhasil menemukan alamat yang dituju. Satu lagi perbedaannya, di alam mimpi sendirian, kenyataannya berdua.

*Catatan pribadi untuk dikenang

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts