e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Orang yang Mudah Didekati Berdasarkan Nama

Apalah arti sebuah nama? nama adalah sebuah identitas yang penting bagi seseorang. Nama bukan sekedar identitas tubuh fisik, melainkan juga identitas bagi tubuh halus. Sebagai contoh; hanya dengan berbekal nama, mantra guna-guna bisa tepat sasaran. Dengan demikian, nama bukanlah identitas sederhana tanpa makna, melainkan nama itu sakral. Dan nama yang sakral itu adalah nama yang lahir karena upacara, bukan sekedar nama panggilan atau bukan pula nama yang asal dibuat.

Di sini tidak akan membahas arti penting sebuah nama, akan tetapi mencoba mengenali nama orang yang mudah didekati untuk dijadikan teman, pacar, dan bahkan dijadikan pasangan hidup.

Dalam masyarakat nusantara, khususnya Jawa-Bali-Lombok, susunan nama seseorang menggunakan aksara Jawa, yang berakar dari aksara dewa nagari. Aksara yang dimaksud;
1. Ha (A,I,U,E,O), Na, Ca, Ra, Ka.
2. Da, Ta, Sa, Wa, La
3. Pa, Dha, Ja, Ya, Nya.
4. Ma, Ga, Ba, Tha, Nga.

Namun, aksara Bali dan Lombok agak berbeda sedikit dengan aksara Jawa, yang hanya terdiri dari 18 aksara, yaitu: Ha (A ,I,U,E,O), Na, Ca, Ra, Ka, Da, Ta, Sa, Wa, La, Ma, Ga, Ba, Nga, Pa, Ja, Ya, Nya.

Orang yang memiliki nama depan pada baris aksara yang sama atau dengan baris aksara di sampingnya (baris 1 dengan baris 2, baris 2 dengan baris 3, baris 3 dengan baris 4, baris 4 dengan baris 1), cenderung akan lebih mudah bersahabat dan lebih akur dan rukun. Contoh misalnya nama depan dari dua orang bersahabat; Karma dan Candra. Nama mereka berada pada baris aksara yang sama yaitu; Ha, Na, “Ca”, Ra, “Ka”.

Sedangkan nama depan seseorang yang berada pada baris aksara yang berlawanan maka akan sulit bisa berpasangan, bahkan cenderung saling membenci. Baris aksara yang berlawanan yaitu baris 1 dengan baris 3, baris 2 dengan baris 4. Misalnya, Widiari dengan Muliana. Aksara Wa dan Ma berada pada baris yang berlawanan.

Dalam hubungan yang lebih khusus, misalnya hubungan pacaran, tidak cukup hanya berada dalam satu baris aksara tersebut, melainkan nama depan dari dua insan itu sebaiknya berdekatan. Seperti misalnya; Suryawan dan Wati (aksara Sa dan Wa; Da, Ta, Sa-Wa, La).

Nama seseorang yang huruf depannya belakangan atau mengikuti, maka dia yang akan lebih sayang. Antara Suryawan dan Wati, maka Wati akan lebih sayang kepada Suryawan, sebab aksara Wa mengikuti aksara Sa.

Dalam primbon, aksara penyusun nama seseorang itu yang terpenting adalah huruf depan, kemudian huruf belakang atau huruf belakang nama depan. Misalnya nama saya Merta Mupu. Yang dimaksud huruf depan yaitu aksara Ma, huruf belakang yaitu Pa. Sedangkan huruf belakang nama depan yaitu Ta.

Orang yang mudah bersahabat atau mudah berpasangan bahkan menikah, juga bisa dihitung berdasarkan huruf belakang ataupun huruf belakang nama depan. Misalnya, ApsaRI Dewi dan KErtawarman. Huruf Ri/Ra pada nama Apsari diikuti huruf Ke/Ka pada nama Kertawarman (Ha, Na, Ca, Ra- Ka). Dalam kasus ini maka Kertawarman akan lebih sayang pada Apsari.

Selain huruf nama depan ataupun nama belakang, bisa juga dihitung berdasarkan keseluruhan huruf nama seseorang. Apabila ada beberapa susunan hurufnya berdekatan ataupun sama, maka mereka cenderung akan mudah berpasangan, misalnya MUdana dengan ParaMIta. Huruf yang sama yaitu Ma (Mu dan Mi), sedangkan huruf yang berdekatan yaitu huruf Da (muDana) dan Ta (paramiTA). Lihat aksaranya (Da- Ta, Sa, Wa, La).

Perlu diingat, hindari nama dengan sastra tunggal (Huruf sama) yang unsur aksaranya Ta, Ra. Karena mereka yang memiliki huruf sama atau sastra tunggal Ta atau Ra, kalau menikah hidupnya banyak penderitaan atau godaan. Misalnya ParTA menikah dengan MiTA, RAditya menikah dengan AntaRI, bisa sengsara hidupnya atau sakit-sakitan.

Seseorang yang lebih mudah didekati lagi adalah apabila nama belakang seseorang diikuti oleh nama depan seseorang dengan aksara yang mengikutinya. Misalnya; Guna Dharma dan Citra Lestari atau Guna Dharma dan Gauri Prameswari. Perhatikan aksara Na pada nama Guna diikuti oleh aksara Ca pada nama Citra (Ha, Na-Ca, Ra, Ka). Lihat juga aksara Ma pada nama Dharma diikuti aksara Ga pada nama Gauri. (Ma-Ga, Ba, Tha, Nga atau Ma-Ga, Ba, Nga, Pa).

Nama orang dengan aksara yang mengikuti maka orang itu akan lebih sayang atau mudah bersahabat dengan nama orang dengan aksara yang diikuti. Mereka akan sulit saling benci meski mereka pernah bertengkar.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts