e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Kejatuhan Putu Sudiartana Disebabkan Nama Istri?

Menarik menelisik berita yang berkaitan dengan ditangkapnya Anggota DPR RI Dapil Bali oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan, I Putu Sudiartana, yang merupakan kader Demokrat. Salah satu kabar yang cukup menarik untuk dicermati berita berjudul ‘Inikah Karma Pala yang Diterima ‘Putu Liong’ Sudiartana?’

Dalam berita itu dinyatakan Putu Sudiartana menikah lagi pada tahun 2014, dan melupakan istri pertamanya. "Dia lupa, waktu susah jadi tukang cari pasir di sungai, istri pertamanya selalu ada buat dia. Tidak pernah mengeluhkan kemiskinannya. Tapi setelah sukses, dia lupa sejarah. Istri pertamanya seperti dilupakan," (Dikutip dari Tribun News)

Berdasarkan data yang dihimpun di kelian dinas, istri pertama Putu Leong ialah Ni Ayu Wintariani yang memberikannya seorang anak. Kemudian di tahun 2014, Putu Leong menikah lagi dengan Ningsih Samsyah (Neng Evi Samsyah). "Sekarang istri pertama dan anaknya di rumah (Banjar Tegalkuning). Yang diajak di Senayan istri kedua dan anaknya. Saya tidak tahu alasan beliau menikah lagi. Itu urusan pribadinya," ujar Kelian Dinas Tegalkuning. (Tribun News)

Disini tidak akan mengulas apakah Putu Sudiartana kena hukum karma pala akibat melalaikan istri pertamanya, melainkan mencoba menganalisa nama pasangan ini dari sudut pandang ilmu perjodohan berdasarkan nama; Putu Sudiartana – Neng Evi Samsyah (Ningsih Samsyah).

Dalam mencari jodoh berdasarkan nama, salah satu larangannya yaitu perjodohan yang disebut ‘Cicing Ngenjek Ikuh’ (Anjing Menginjak Ekor); cepat kaya cepat miskin/menderita/mati. Perjodohan seperti ini keadaan rumah tangganya yaitu apabila mereka hidup menderita (miskin) maka mereka akan selamat; sebaliknya, apabila cepat kaya maka salah satu akan meninggal; apabila sudah kaya menikah maka akan jatuh menderita. Perjodohan disebut demikian bilamana huruf nama belakang pasangan sama hurufnya dengan nama depan pasangan.

Umpama, nama suami; Darma. Nama istri Mita. Dari kedua nama itu, huruf belakang suami sama dengan huruf depan istri yaitu huruf Ma; darMA-MIta. Demikian juga sebaliknya, umpama nama istri Maheswari, nama suami Raditya. Huruf belakang istri sama dengan huruf depan suami yaitu aksara Ra; maheswaRI-RAditya.

Nama itu juga berlaku pada nama depannya saja. Umpanya, nama suami Rangga Putra, nama istri Gita Anjani. Dalam hal ini huruf belakang suami sama dengan huruf depan nama istri, yaitu huruf Ga; rangGA- GIta.

Bila dicermati, nama Putu Sudiartana dan Neng Evi Samsyah, disebut perjodohan ‘cicing ngenjek ikuh’ (Anjing Menginjak Ekor). Dimana huruf belakang Sudiartana yaitu Na dan nama depan istrinya Na; Neng/Ningsih. Berdasarkan hal tersebut, apakah kejatuhan Putu Sudiartana dalam kariernya diakibatkan nama istrinya?

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts