e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Tandanya Cinta Datang dari Hati

Pernah tidak bertanya-tanya pada diri sendiri, apakah kita mencintai seseorang murni karena cinta (datang dari hati) ataukah karena faktor luar (datang dari mata) seperti karena cakep, harta, atau karena kebangsawanannya?

Barangkali kesannya lucu apabila mempertanyakan perasaan diri sendiri, yang secara logika sudah pasti jawabannya sudah tahu. Namun kenyataannya persoalan cinta tidak sedikit orang bingung pada dirinya sendiri, apakah dia mencintai seseorang karena cinta datang dari hati ataukah cinta datang dari mata yang didominasi oleh nafsu duniawi.

Berdasarkan hasil hipotesaku (tepatnya berdasarkan pengalaman kehidupan asmara yang pernah kujalani), ada beberapa hal yang bisa membedakan cinta datang dari hati vs cinta datang dari mata, diantaranya;

Cepat Hafal
Cinta itu kadang mengherankan, mendadak bisa membuat kita mampu menjadi orang cerdas. Bagaimana tidak, nomor-nomor yang biasanya sulit kita hafalkan namun gara-gara cinta terhadap seseorang bisa mudah menghafal apa yang dimiliki oleh orang yang kita cintai. Ada sebuah fakta yang menarik bahwa jatuh cinta itu bisa membuat seseorang jenius, atau setidaknya lebih pandai dari biasanya.

Sekali saja dibilang nomor HP-nya langsung kita hafal diluar kepala, bahkan hanya hasil menguping bisa hafal dengan mudah nomor Hpnya, dan mampu mengingatnya dalam waktu lama. Demikian pula tanggal lahirnya, pin BB, plat kendaraan, bahkan suara kendaraannya pun bisa kita bedakan dengan yang lain.

Banyak Tahu

Tanpa sadar kita mempelajari banyak hal tentang orang yang kita sayangi dari hati; apa yang tidak disukai, apa yang digemari, berapa saudaranya, siapa keluarganya, siapa teman dekatnya, dari klan mana dia berasal. Bahkan kita tahu tanggal berapa dia menstruasi (jika wanita).

Hasil campuran antara besarnya rasa ingin tahu dan mudah hafal maka jadilah banyak tahu tentang orang yang kita sayangi dari lubuk hati. Barangkali teman-temannya hanya tahu setengah-setengah tentang dia, namun kita bisa tahu hampir keseluruhan.

Tidak Mudah Bosan

Hal lain yang mengherankan akibat cinta datang dari hati yaitu tidak mudah bosan. Pernah tidak chat dengan seseorang yang tidak kamu sukai? sebentar saja ngobrol sudah malas balasnya, malah bingung mau bilang apa. Namun, hal itu tidak akan terjadi pada orang yang kita cintai dari hati. Ada saja hal menarik yang menjadi bahan obrolan, bahkan bisa seru-seruan dengan obrolan yang sebenarnya sepele namun tidak membosankan.

Kita kebanyakan bukanlah penyair, tidak pandai merangkai kata-kata, akan tetapi ketika kita berhadapan dengan orang yang dicintai dari hati, kita tiba-tiba mendadak menjadi penyair dadakan, menjadi penggombal ulung, atau setidaknya menjadi orang yang senang merangkai kata-kata indah.

Bayang-bayang wajahnya juga tidak mudah pergi dari pikiran dan hati, begitu juga sikapnya selalu menjadi ingatan dan kenangan. Kita juga tak mudah bosan mempelajari tentang orang yang kita sayangi. Contoh misalnya seperti apa yang pernah saya alami. Saya itu senang dengan yang namanya primbon, tetapi anehnya, hampir setiap buka primbon selalu membaca ramalan primbon tentang dia. Secara logika, seharusnya sekali saja membacanya sudah cukup, tetapi akibat cinta datang dari hati, tidak cukup membaca primbon tentang dia hanya sekali tetapi bisa sampai ratusan kali, padahal isinya itu-itu saja.





Tidak Mudah Marah

Cinta datang dari hati bisa mengubah orang sadis menjadi penyayang, orang emosional menjadi terlihat lembek dan lain sebagainya. Demikian pula ketika kita mencintai seseorang dari hati kita tidak akan mudah marah terhadap orang yang kita sayangi. Bagaimanapun kasar dia berkata-kata, bagaimana pun dia menghina kita, semua itu tidak mudah membuat kita marah, justru membuat kita menitikan air mata. Barangkali kemarahan yang kita alami, cinta mengubahnya menjadi bulir-bulir mata yang mengalir di sudut mata.

Ada sebuah untaian kata-kata yang saya temukan di BBM, isinya menyentuh jiwaku. Mungkin karena hampir serupa dengan apa yang pernah saya alami. Coba baca pelan-pelan sambil dihayati;

Dear: Kamu
Aku sadar aku bukan yang terbaik buat kamu, tapi seandainya kamu tahu kalau aku berusaha sekeras mungkin untuk menjadi yang terbaik buat kamu, untuk menjadi apa yang kamu mau. Tahukah kamu? disaat kamu ucapkan kata-kata yang menyakiti perasaanku, aku hanya bisa menangis di dalam hati, terdiam dan bertanya, ‘kenapa aku bisa sesayang ini sama kamu’. Kamu tahu sebesar apa, sesakit apa pun kamu menyakiti perasaanku, itu takan mengurangi rasa sayang aku ke kamu. Kamu tahu kenapa? karena rasa sayang aku ke kamu melebihi rasa sakit yang kamu kasih ke aku.





Rencana di Masa Depan


 Dari berbagai tanda-tanda datangnya cinta dari hati, pada akhirnya memuncak pada sebuah komitmen akan pentingnya hubungan di masa depan. Seseorang yang dicintai dari lubuk hati maka orang bersangkutan terdaftar sebagai rencana di masa depan. Dimana ia terdaftar sebagai calon pendamping hidup di masa depan, menjadi suami istri. Dengan kata lain, kita memiliki komitmen dan keyakinan tanpa keraguan bahwa orang yang dicintai kelak akan menjadi pasangan hidup untuk selamanya dalam ikatan tali perkawinan, guna membangun rumah tangga yang bahagia.

Masih ada banyak hal lagi yang membedakan cinta datang dari hati vs cinta datang dari mata. Namun pada hakekatnya, cinta datang dari hati biasanya langgeng, sedangkan cinta datang dari mata hanyalah cinta sesaat, yang didominasi oleh nafsu duniawi, baik karena harta maupun tampilan fisiknya. Dan ketahuilah, cinta datang dari hati itu sangat langka terjadi dalam kehidupan seseorang. Oleh karenanya berbahagialah jika bisa merasakan cinta datang dari hati meski disakiti orang yang kita sayangi. Jangan hanya gara-gara diabaikan lalu kita menjadi benci pada orang yang disayangi dari hati.

Menemukan orang yang sekedar kita suka itu gampang, tetapi menemukan orang yang dipilih oleh hati itu adalah peristiwa langka dalam hidup.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts