e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Kesalahan Cewek Menolak Cowok

Dalam mengarungi lautan asmara adakalanya seorang cewek berhadapan dengan cowok yang tidak dicintainya, akan tetapi cowok tersebut berusaha dan bersikeras mendekatinya untuk mengambil hati dan mencuri perhatian si cewek. Keadaan ini tentu membuat cewek merasa kesal tingkat iblis, sangat menjengkelkan.

Pada umumnya cewek akan bersikap benci terhadap cowok yang tidak dicintainya, bahkan mengungkapkan penolakannya dengan menghina, menghujat, mencaci maki cowok bersangkutan. Sebagian lagi seorang cewek menolak seorang cowok dengan mengabaikannya, tidak menyapanya, tidak mempedulikan keberadaan cowok, cuek bebek. Hanya beberapa cewek yang bisa bersikap dewasa, menolak cowok dengan sikap santun, berterus terang kalau ia tidak memiliki perasaan, atau secara terbuka mengatakan kalau dirinya sudah bersertifikat; sudah ada yang memiliki.

Menolak cowok dengan mengabaikan, cuek, tidak mempedulikan, bahkan dengan menghinanya, dan lain sebagainya, kaum cewek beranggapan bahwa cowok bersangkutan akan hilang rasa sayang dan rasa cintanya. Kenyataannya justru semakin dikejar, semakin disayang. Disitulah kesalahannya. Untuk memahami keadaan yang demikian, pahamilah kebiasaan cowok dari sudut pandang cowok bukan dari sudut pandang cewek. Maksudnyanya adalah, bagi seorang cewek jika dicuekin cowok, tidak dipedulikan, apalagi sampai dihina, maka perasaannya akan hancur dan kemungkinannya akan hilang. Dari sudut pandang cowok justru sebaliknya, apabila dicueki, dijutekin, dihina, diabaikan oleh seorang cewek, maka seorang cowok semakin merasa tertantang. Rasa sayang, rasa cinta semakin dikobarkan, semakin berusaha untuk bisa menaklukan pujaan hatinya dengan berbagai cara.

Bagi kaum cowok, sikap penolakan seorang cewek hampir disamakan dengan sebuah penerimaan, dengan kata lain bahwa penolakan seorang cewek dianggap sebuah peluang untuk bisa mengambil hatinya, peluang dicintai semakin besar. Cowok percaya bahwa benci bisa jadi cinta, cinta dan benci berbeda tipis, bahkan cowok merasa cewek yang membencinya di awal dianggap berpeluang untuk dijadikan pasangan hidup yang langgeng dikemudian hari. Oleh karena itulah sebagian besar cowok semakin diabaikan semakin sayang, cintanya semakin berkobar. Memahami cara pandang cowok yang demikian, apabila seorang cewek menginginkan rasa sayang lebih dari seorang cowok maka jadilah cewek yang sulit didekati, tidak mudah ditaklukan, tidak mudah menunjukan rasa cinta, dengan kata lain mencintainya dengan sembunyi-sembunyi dalam hati. Jika cinta cewek diumbar dihadapan seorang cowok secara terbuka maka perasaan cowok akan mudah hilang.

Sebagai lelaki saya sering mengalami perasaan seperti itu. Pernah ada seorang cewek yang sering saya godain, seperti kecup pipinya diam-diam. Semakin dilawan semakin senang, demikian sebaliknya, ketika cewek itu bersikap ramah terhadap saya, kebiasaan menggoda dia malah hilang, merasa sungkan menggodanya, bahkan menyimpan rasa hormat pada gadis itu. Ada juga seorang cewek yang jutek habis-habisan dengan saya tetapi malah merasa tertantang. Kisahnya begini;

Di halaman rumahku yang agak luas ada seorang gadis kelas 3 smp sedang duduk santai di atas motornya, mau beli bakso, kebetulan dagang baksonya parkir di halaman rumahku. Aku yang datang dari arah berlawanan mendekap mata gadis itu dari belakang dengan kedua telapak tanganku.

“Ini siapa? ini siapa?” tanya gadis itu penasaran. Ia kemudian meraba-rabaku dan kemudian memberontak cukup lama hingga aku melepaskannya. Sontak saja wajahnya memerah, mungkin dikiranya cewek yang mendekapnya tetapi ternyata cowok dewasa, lalu ia pasang wajah cemberut. Mulai saat itu, kalau bertemu di jalan pasti dia tegang.

Pada kesempatan lain, kembali gadis itu mau beli bakso, parkir di rumahku, duduk agak jauh dari motornya. Aku keluar dari kamar dengan pikiran nakal, lalu diam-diam ambil kunci motornya yang masih nyantol tanpa dilihatnya. Tak berapa lama kemudian setelah selesai makan bakso, gadis itu kebingungan mencari kuncinya, dia mengira kalau dia lupa menaruh kunci dimana. Lalu aku mendekati sambil cekikikan tak kuasa menahan tawa. Gadis itu pasang wajah masam dan ngomel-ngomel tidak karuan, kemudian pergi.

Apabila bertemu dengan dia terutama saat bawa motor, dia selalu mengeraskan suara motornya, digerung-gerungkan, hal itu membuatku semakin senang menggodanya. Jika lewat di depan rumahku, aku sering memanggilnya, ‘Sayaang..’. Semakin hari semakin sensi kalau berpapasan, ada sensasi yang berbeda yang membuat rasa semakin senang menggodanya. Bahkan semakin sering belanja ke rumahnya, kebetulan ibunya punya warung. Sering pula mau beli sesuatu yang kemungkinannya tidak dijual disana, biar dapat saja kesana. Pernah berbelanja disana agak malam, lalu nonton TV di kamar tamunya, lalu ibunya memintaku menginap tidur disana. Tentu aku mau, agar gadis itu semakin gemas , padahal aku tidak senang tidur di rumah orang, tetapi untuk tujuan membuat gadis itu semakin pusing aku mau menginap disana. Pernah juga beli nasi disana, tanpa bayar, dikasih gratis sama ibunya. Aku mau, padahal dalam hati ada rasa malu makan tanpa bayar.

Aku semakin sering nonton tv di ruang tamunya, dia semakin kesal melihatku, dia pernah membanting pintu kamarnya saat aku datang, ‘Wooww keren’ gumamku dalam hati. Hal itu tak membuatku marah, aku malah sering beli makanan kesana, beli mie goreng, mie kuah, biar dia yang buatkan, sebab bila ada ibunya dia pura-pura bersikap biasa padaku. Terkadang juga kalau mau bayar sengaja berikan dia uangnya biar bisa lihat wajah cemberutnya atau bahkan menyentuh jemarinya yang lentik.

Setelah setahun berlalu, caraku mempermaikannya agak berbeda, mulailah pura-pura benci, semakin jarang belanja kesana, kalau bertemu pasang wajah masam, padahal dalam hati senang melihatnya, bahkan pernah bertemu di jalan sama-sama bawa motor, pas berpapasan aku berludah dan dia melihatnya dengan wajah marah. Dilain waktu dia membalasnya, dia berludah hingga bersuara ‘Keek cuuh’ saat berpapasan denganku. Apakah hal itu membuatku marah? tidak! Dalam hati aku tertawa, bahkan tersenyum sendiri setelah dia lewat.

Lama kelamaan aku bersikap biasa, kalau berjumpa dengannya tidak bereaksi dengan perlakuan gadis itu, aku biarkan dia benci sendiri, marah sendiri, cuek dengan sikapnya. Kemudian perasaanku berubah menjadi rasa sayang.

Setelah sekian lama dan jarang berjumpa terkadang kangen ingin melihat dia, kangen dengan sikapnya yang jutek. Aku meminta nomor HP-nya saat aku mau memesan nasi yang banyak, membantu memesankan mahasiswa UNUD yang melaksanakan pelayanan kesehatan sehari (PETANI) yang diselenggarakan oleh Tim Bantuan Medis Janar Dūta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (TBM JD FK UNUD). Ibunya menyuruh anaknya untuk memberitahu nomor HP-nya padaku meski dengan berat hati. 'Yess..' dalam hati kegirangan merasa menang. Aku tidak langsung menghubungi dia, hanya sms dia kalau memang ada kepentingan dengan ibunya. Dan aku biarkan beberapa minggu tidak menghubunginya agar tidak ketahuan kalau aku suka padanya. Setelah beberapa minggu, lalu aku kerjain. Saat dia tahu kalau itu aku, dia marah-marah, dan dia bilang akan dilaporkan sama pacarnya. Kemudian aku meledekanya, ‘Mana jew cewek kaya kamu punya pacar, mana ada cowok suka sama cewek yang judesnya gak ketulungan’. Aku minta dia menyebutkan nama cowoknya, dia ngeles kalau cowoknya lebih ganteng dari aku tapi tidak mau menyebutkan nama cowoknya. Ada rasa cemburu muncul dalam hati.

Di suatu senja setelah lama tak pernah bertemu, aku sms dia bilang mau ke rumahnya tetapi tidak dibalas. Kemudian meminta bantuan kepada keponkannya yang cowok untuk menyampaikannya, katanya tidak boleh datang kesana karena ada bapaknya, tetapi hatiku ingin sekali bertemu dia dan melihat wajahnya, lalu aku melangkahkan kakiku ke rumahnya. Baru mau menginjak halaman rumahnya jantungku berdetak kencang, dadaku berdebar-debar. Aku tidak jadi datang ke rumahnya, balik ke rumah soalnya ada rasa takut. Dalam hati bertanya-tanya apa mungkin aku jatuh cinta padanya, kenapa dadaku berdebar-debar saat akan bertemu dengannya. Kemudian aku berusaha menepis semua perasaan itu, dan mengatakan padanya, ‘Mungkin perasaan sayangku ini hanya sebuah pelarian akibat diabaikan oleh keponakanmu’.

Kalau ketemu dengan dia, terkadang aku memujinya kalau dia itu semakin hari semakin cantik. Dan begitulah kenyataannya dia memang gadis yang mempesona. Namun aku berusaha mengabaikan perasaan yang muncul dari lubuk hati, sedangkan dia kambuh lagi sikap juteknya. Akan tetapi setelah dia menginjak kelas 3 SMA, dia berubah menjadi ramah padaku, dan akupun begitu, juga ramah padanya. Dan semua perasaan itu menjadi sirna menjadi rasa yang biasa. Namun adakalanya ingin memilikinya tetapi hatiku masih tertaut pada keponakannya yang sedang mekarnya, yang selalu mengabaikanku, tak bisa diajak saling sapa, hanya ngomong kalau berantem. Lucu kan? padahal aku sangat mencintai gadis itu. Mungkin gara-gara diabaikan sehingga tak bisa menghilangkan rasa sayang itu. Coba saja dia bersikap biasa, bersikap baik-baik, terbuka dengan perasaannya dengan mengungkapkan dengan santun.

Memang harus aku akui rasa cinta dan rasa sayangku pada keponakannya ini memang berbeda. Bisa dikatakan cintaku gila, aneh, paling dalam, paling murni. Satu-satunya gadis yang membuatku berderai air mata berulangkali, dan anehnya lagi aku selalu yakin bahwa suatu saat dia akan menjadi pendamping hidupku walaupun berbeda usia 10 tahun (LOL), tak pernah aku mencintai dan merasakan keyakinan seperti itu meski sudah berpetulang dengan banyak gadis, dari gadis sederhana hingga putri pengusaha, dari gadis biasa hingga gadis berkasta. Bayangkan saja, aku mencintainya sejak dia kelas 2 smp hingga saat ini sudah mau kelas 3 SMK, padahal selalu diabaikan, dicuekin, bahkan sampai dihina. Namun semua itu tak mampu menghilangkan rasa sayangku padanya.

Kembali ke topik, berdasarkan pengalaman perjalanan asmara yang sering saya alami, rasa sayang yang dimiliki seorang lelaki akan mudah dihilangkan jika cewek itu itu bersikap ramah tanpa penolakan pada lelaki yang mencintainya meski cewek itu tidak mencintainya. Oleh karena itu apabila seorang cewek ingin menolak seorang cowok maka terimalah kehadiran cowok itu tanpa menolaknya dengan menyatakan bagaimana perasaan yang sesungguhnya dan memintanya dengan santun untuk mencari yang lain karena si cewek tidak memiliki perasaan sama sekali, biarlah dekat hanya sebatas teman.

Apabila ada lelaki yang tetap keukuh mencintai seorang cewek meski sudah terbuka menyatakan perasaan dengan santun, sebaiknya diterima saja cintanya, dan berikan dia cinta palsu, maka dia akan merasakan hubungan yang hambar, maka secara otomatis rasa cinta seorang lelaki akan hilang tanpa bekas.

Tidak mengherankan bila ada cowok yang mengejar-ngejar cinta seorang cewek, akan tetapi begitu diterima atau menjalin hubungan pacaran, rasa sayangnya menjadi hilang (baca; putus), kecuali memang murni cintanya muncul dari lubuk hati yang terdalam dan kemudian berjodoh. Celakanya lagi, rasa sayang dan cinta yang dimiliki seorang cowok hilang pada saat setelah mendapatkan keperawanan seorang gadis, seperti sebuah peribahasa habis manis sepah dibuang.

Mengetahui kenyataan-kenyataan seperti itu, maka berhati-hatilah memberikan keperawanan kepada lelaki ketika belum terikat dalam tali perkawinan kalau tak mau menanggung beban di kemudian hari. Sebab, dengan hubungan seksual seorang wanita akan semakin sayang dengan pacarnya sedangkan lelaki tidak. Lelaki akan memberikan cinta dan tanggungjawabnya pada wanita apabila dia sudah benar-benar menikah.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts