e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Diskusi Tentang Keperawanan dengan Seorang Gadis

Beberapa waktu lalu saya chat dengan seorang gadis yang manis senyumnya, rupawan wajahnya, hitam rambutnya, sebut saja Gek. Awalnya membahas tentang kecocokan jurusan kuliah yang akan dicari. Saya mencarikan kecocokan mata kuliah yang hendak dicari berdasarkan primbon. Menurut pengmatanku, ternyata mencari jurusan kuliah itu bisa kita kenali dari kelahirannya. Karena dalam primbon disebutkan kecocokan pekerjaan seseorang berdasarkan kelahirannya, hal ini pula cocok digunakan untuk mencari jurusan kuliah apa yang cocok dengan seseorang.

Gara-gara dia minta bantuan mencarikan kecocokan jurusan kuliah, saya mencoba mempelajari karakter dan kehidupan dia berdasarkan primbon. Dari situ dijelaskan bahwa gadis ini berpeluang akan menjadi kaya setelah di usia dewasa, di atas 30 tahun. Akan tetapi dia akan menderita sebelum usia itu. Untuk bisa mencapai apa yang diharapkan kelak, oleh karena itulah saya menasehatinya agar dia bisa jaga diri. Saya memang begitu orangnya, jika jatuh hati atau setidaknyasuka dengan cewek, suka menasehatinya agar bisa jaga diri karena letak kekuatan seorang wanita ada pada kesuciannya, baik hatinya maupun kemampuannya menjaga diri. Beginilah obrolannya;

Oya, kalau gek bisa jaga diri hingga menikah nanti, kakak yakin nanti gek akan sukses dan bahkan kaya.

Ohh ok kak. Makasih, tetapi kalau misalkan gag bisa jaga diri gimana jadinya kak?

Kalau gak bisa jaga diri biasanya rejekinya terhambat, sering salah jalan mengambil keputusan, dan aura kecantikannya hilang atau jauh berkurang, sehingga lelaki yang baik tidak tertarik, yang datang malah lelaki yang kurang baik bahkan lelaki brengsek yang datang ke dalam kehidupanmu.
Makanya jangan sembarangan memberikan 'itu' kepada lelaki. Hal yang begituan hanya untuk lelaki yang jadi pasangan hidup (suami).

Emang kalau misalkan kita udah gag suci, seorang cowok itu bisa ngelihat bahwa kita itu udah gag suci?

Hampir semua cowok bisa menilainya. Kalau seorang cewek masih suci, lelaki itu tanpa sadar merasa tertarik dengan cewek itu. Bahkan ada yang hingga klepek-klepek, padahal si cewek biasa saja. Pokoknya cewek yang masih suci itu bisa membuat lelaki jatuh cinta berat sama cewek bersangkutan. Tapi kalau sudah gak suci, tidak begitu menarik meski cewek itu cantik. Bahkan cewek yang sudah gak suci hanya diinginkan untuk diajak begituan, bukan ingin diajak menikah. Banyak cewek beranggapan bisa menyembunyikan ketidakperawanannya,¬ padahal anggapan itu salah. Jangan heran ketika cewek itu sudah gak perawan tidak begitu dipedulikan sama cowok-cowok. Bahkan dianggap remeh dan hanya dijadikan mainan atau dipermainkan.

Oh nah makasi

Mudah-mudahan sih gek bisa jaga diri. Jangan mau dibodohi oleh cowok untuk membuktikan cinta dengan melakukan hubungan seks. Kalau cowok benar-benar sayang sama ceweknya, pasti gak bakalan minta melakukan begituan, tetapi dia ngajakin nikah.

Tapi kalau misalkan kita seorang cewek udah mengiklaskan keperawanan sama pacarnya , terus si pacar itu gimana perasaannya ? Ataukah dia gag sayang lagi sama si cweknya ? Apakah tambah sayang ?

Menurut hasil penelitian begini; Jika cewek sudah pernah berhubungan seks dengan pacarnya maka dia semakin sayang, tetapi tidak dengan cowok, cowok biasa saja, bahkan dia lebih mudah melepaskan cewek yang sudah pernah diajaknya begituan. Sebaliknya cewek justru semakin sulit melepaskan hubungannya dengan cowok itu. Celakanya, setelah menikah dengan cowok lain (cowok yang bukan mengajak begituan), dia akan selalu ingat dengan cowok yang pertama kali mengajak hubungan seks itu, sehingga dia berselingkuh dalam pikirannya. Berselingkuh dalam pikiran ini bisa membuat rasa sayang suami bisa hilang, dan bisa membuat suami ini akan selingkuh dengan wanita lain. Oleh karena itulah sekarang marak terjadi perselingkuhan (selain faktor kemudahan komunikasi) juga hal itu terjadi karena banyak yang menikah dengan seseorang tetapi dia sudah pernah melakukan hal itu dengan cowok lain. Dan juga, cewek yang sudah pernah berhubungan seks dengan cowok lain yang bukan suaminya, dia tidak akan pernah merasa puas dalam rumah tangganya. Hal ini akan mengakibatkan sering terjadi pertengkaran dan ketidakpuasaan seorang istri, bahkan berpeluang besar akan bercerai.

Terus kalau misalkan si cwo itu minta gituan, terus karena dia itu sayang katanya sama ceweknya Karena saking sayangnya makanya dia mau ngajakin gituan. Misalkan si cewe itu hamil kan cowoknya yang akan bertanggungjawab , kemudian menikah! Disanalah biar nggak ada penyesalan katanya, biar kita itu nikah sama orang yang dicintainya. Kalau seperti itu prinsip si cowo gimana kak?

Itulah prinsip yang salah.. kalau memang sayang, dia ngajakin nikah dulu baru begituan. Walaupun lelaki bilang siap menikahinya, tetapi fakta menyatakan bahwa ketika pacarnya hamil ternyata kebanyakan cowok memintanya untuk menggugurkannya atau paling tidak dia tidak siap menikah. Hal yang menyebabkan itu, karena kehamilan pacar sering terjadi pada saat yang tidak tepat. Misalnya pacarnya masih sekolah, belum tamat kuliah, atau ekonomi keluarga dalam keadaan tidak baik, hari baik menikah masih jauh. Sehingga lelaki cenderung menolak menikahi gadis yang dihamilinya. Jeleknya lagi, jika seorang gadis hamil duluan, dia akan melahirkan anak yang sulit diatur, tidak menurut sama orang tuanya, tidak mau diperintah keluarganya. Menurut penelitian, ketika seorang gadis hamil diluar perkawinan, kebanyakan tidak siap dan merasa tertetekan, bahkan menolak kehadiran janin. Penolakan kehadiran janin ini ternyata bisa dipahami oleh janin itu sendiri, sehingga kelak setelah besar dia juga suka menolak kehadiran orang tuanya; seperti tidak mau menuruti kata-kata orang tuanya, sering berbohong kepada orang tua, galak kepada ibu-bapaknya. Dan juga ketika seorang wanita hamil dalam keadaan tertekan, setres maka ia berpeluang melahirkan anak yang kurang cerdas, Hal itu terjadi, karena jika seorang wanita sedang hamil mengalami perasaan yang tertekan, setres, mengakibatkan pertumbuhan otak bayi terganggu. Oleh sebab itu, alangkah baiknya berhubungan seks setelah menikah. Dengan cara itu, karunia dewa pasti diperoleh dan semoga melahirkan anak yang suputra.

Ia itu benar, tapi kan jaman sekarang sebagian besar cewek itu sudah gag suci, terus gimana cowo mau nyari cewe yang masih suci?

Konsep dasarnya begini; sebagaimana aku demikianlah pasanganku. Hal ini adalah hukum tarik menarik. Jika kita berkualitas maka kita akan menemukan pasangan berkualitas, kita cakep atau ganteng maka akan berpasangan dengan orang yang cakep juga. Kita baik, pasangan kita juga baik. Demikian sebaliknya, jika kita jahat, kita akan bertemu pasangan yang jahat. Jika jelek berpasangan dengan orang jelek. Kemudian, jika tidak bertemu dengan pasangan yang serupa maka dia akan berpasangan dengan orang yang timpang, namun tetap sepadan. Misalnya, seorang gadis yang cantik tetapi sudah tidak perawan, apalagi sikapnya jelek, maka dia akan berpasangan dengan lelaki miskin dan jelek lagi. Jika ada wanita yang masih suci tetapi wajahnya biasa, dia berpeluang berpasangan dengan lelaki yang tampangnya biasa, tetapi kaya atau bisa juga berpasangan dengan lelaki yang dihormati di masyarakat. Jika seorang lelaki ganteng/tampan, tetapi dia sering mengajak cewek untuk berhubungan seks, maka dia akan berpasangan dengan wanita yang rusak juga, atau dia berpasangan dengan wanita yang masih suci tetapi wajahnya jelek dan dari keturunan orang yang miskin. Pada intinya, orang menikah itu terjadi sebuah keadilan dari Tuhan. Perilaku kitalah yang akan menentukan dengan siapa kita berpasangan.

Mereka yang senantiasa melakukan kebajikan dan kebenaran akan memperoleh istri yang cantik dan utama, mereka akan mendapatkan rumah mewah, kelimpahan sandang pangan dan juga harta kekayaan. (Sarasamuccaya 23)

2 Komentar:

Anonim mengatakan...

Maaf saya ingin meminta pendapat, kisah hidup sy bertolak belakang dgn isi tulisan di atas. Sy sendiri masih kuliah dan punya seorang pacar yg sangat serius dgn saya, sdh 1thn pacaran & dialah yg dpt perawan sy. Sy sdh kenal dgn kluarga pcr sy, begitu jg sebaliknya. Keluarga masing2 sdh merestui hubungan kami. Tapi sy merasa tdk nyaman karena kami tdk pacaran sehat (slalu berhubungan seks),sy merasa diri sy kotor dan malu untuk berdoa,sy yg dulunya rajin sembahyang skrg sangat jarang sembahyang karena merasa kotor di hadapan Tuhan. 1 thn ini hidup sy tdk tenang & sy ingin kembali berbakti kpd Tuhan dan berhenti berhubungan seks. lalu sy mengajak pcr sy untuk pacaran sehat tanpa seks,tapi pcr sy tdk mau & susah utk berhenti karena sdh terbiasa mlakukan itu. Sy mrasa satu2nya jalan untuk kluar dr masalah ini adalah sy harus putusin pcr sy. Dan kembali dgn mantan pcr sy (mantan pcr sy ini sangat baik,polos lugu,menjaga kehormatan wanita, dulu ber tahun2 pcrn dgn nya dia tdk pernah meminta hubungan seks, ciuman pun sangat jarang).dia orangnya religius waktu pcrn sering di ajak nangkil ke pura2, sy merasa nyaman pcrn dgn nya karena merasa dekat dgn Tuhan. Kebetulan mantan pcr sy ini masih memiliki perasaan dgn sy.
Sy bingung. Jika lanjut dgn pcr sy, sy akan terus2an berbuat dosa. Tapi jika sy memutuskan pcr sy lalu kembali dgn mantan pcr sy, sy tdk tega karena mantan pcr sy adalah orang baik, dia tdk pantas mendptkan wanita kotor seperti sy & sy juga malu jika ketauan tdk perawan.
Saya harus bagaimana?

Anonim mengatakan...

Maka nya jadi Perempuan mikir #otak. Kamu tanya sama Tuhan, tuhan ada atau tidak??? kalau ada hukum saya atas kesalahan karena ingin kembali pada Tuhan. Kalau tidak ada reaksi apa2 dari pertanyaan kamu, kamu harus curiga kok tuhan diam saja. apakah itu tuhan Asli atau palsu, cari Tuhan dengan Sungguh2. Tuhan aku ingin berbakti padamu tunjukan jalan Mu baik di Mimpi atau Kenyataan. Nanti kamu ketemu Tuhan yg asli baik lewat mimpi atay kenyataan. baru kamu cuci dosa kamu dengan ritual agama terbut, begitu pengalaman pribadi saya. dan sekarang saya sudah pindah agama karena sudah di tunjukan Jalan. Kamu coba langkah itu, maka akan kau temukan Tuhan yg sesungguh nya dari Agama yg sesungguhnya.

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts