e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Orang Cenderung Mencintai Orang Lain yang Serupa dengan Dirinya

Pernah tidak memperhatikan orang yang anda cintai? jika pernah, coba bandingkan antara dia dan anda. Hasilnya besar kemungkinan orang itu serupa dengan anda, terutama cinta yang datang dari hati bukan sekedar nafsu belaka.

Bilamana seseorang mencintai orang yang jauh berbeda, misalnya si wanita jelek si lelaki ganteng (1) atau bisa juga si lelaki jelek tetapi wanitanya cantik sekali (2). Di antara mereka salah satu ada yang rusak atau kekurangan atau pun memiliki kelebihan dan unggul.

Pada kasus nomor 1 si lelakilah yang besar kemungkinannya menyimpan kekurangan, misalnya sudah sering mengajak cewek sebelum menikah, atau bisa jadi miskin, bisa juga si lelaki matre, atau sebaliknya si wanitalah unggul, barangkali unggul dalam pendidikan. Pada kasus 2, besar kemungkinannya si wanitalah yang kurang, misalnya sudah pernah seks pra-nikah, sangat matre, dsb.

Pasangan yang memang benar-benar berjodoh atau murni karena cinta, ternyata mereka serupa, baik secara ekonomi maupun fisik. Hanya saja biasanya lebih cakep yang cewek dan lebih kaya yang cowok. Hal ini akibat dari kecendrungan pada laki-laki dan wanita. Lelaki cendrung bahagia jika bisa memiliki istri yang cantik, sedangkan wanita cendrung berbahagia jika memiliki suami yang mapan, berada. Jika keadaannya terbalik, misalnya si wanita lebih jelek, dan si lelaki lebih miskin, pasti terjadi keganjilan dalam cinta mereka. Dan pada akhirnya sulit menemukan kebahagiaan.

Oleh karena itu, jika menginginkan kebahagiaan dalam berumahtangga, berusaha untuk menemukan orang yang hampir serupa, sama-sama cakep, sama-sama jelek, sama-sama miskin atau kaya. Tapi tetap harus berpegang pada patokan lelaki lebih kaya dikit, sedangkan wanita lebih cakep dikit. Begitu juga dalam tinggi badan, wanita lebih pendek dikit, jangan sampai lebih tinggi si wanita.

Bisakah kita pilih-pilih seperti itu? menurut hasil hipotesaku, ternyata kita tidak bisa pilih-pilih seperti itu. Lalu apa yang harus dilakukan? rahasianya kita pahami hukum alam, hukum Tuhan. Dimana tingkah laku kitalah yang akan membawa kita pada tataran ideal. Contoh misalnya, semakin sering melanggar apa yang tidak dibenarkan agama, semakin jauhlah kehidupan kita dari tataran ideal, seperti sering melakukan hubungan seks sebelum menikah.

Jadi seseorang itu tidak perlu galau terhadap masa depan terutama soal jodoh, karena sebagaimana aku demikianlah dia, artinya bila aku orang jahat, nakal, bersifat buruk, maka pasanganku juga orang yang salah, orang yang rusak. Demikian sebaliknya, kita akan mendapatkan pasangan yang terbaik bilamana kita orang yang terbaik juga. Semakin banyak dosa semakin sulit menemukan jodoh, semakin banyak amal kebaikan maka kita akan bergerak mengikuti alam dan menemukan jodoh pada waktunya, indah pada waktunya.

Dalam masyarakat ada pemahaman palsu atau keliru yang perlu kita buang jauh-jauh, seperti misalnya menganjurkan berpuas-puas soal cinta, terlebih lagi soal hubungan seks sebelum menikah dengan dalih mumpung muda. Hal ini tidak benar, apabila kita menggunakan aji mumpung ini saat muda maka bersiap-siaplah menderita saat kita sudah siap menikah dan setelah berkeluarga. Apa yang ditabur itu pula yang dituai. Hukum karma. Sialnya lagi, perbuatan buruk dilipatgandakan pahalanya, begitu sebaliknya. Sehingga meski sedikit perbuatan jahat kita, lamalah kita menderita. Demikian juga dengan perbuatan baik, meski sedikit perbuatan baik tetapi dilakukan dengan iklas, maka pahalanya akan dilipatgandakan dengan mendapatkan kebahagiaan lebih lama.

Status ini aku tulis gara-gara ada teman upload foto wanita asing yang lumayan seksi, tetapi sedikitpun tidak menarik. Sperti apa yang saya tulis di atas, kita cenderung mencintai orang yang serupa. Setelanjang apapun wanita bule, tidak begitu mempengaruhi gairah seks orang Indonesia. Coba ada wanita lokal yang berani seksi seperti itu, bisa-bisa bikin gelisah, apalagi dipandang dari tempat yang tersembunyi, bisa-bisa sambil memperkosa diri sendiri. Ngerti kan maksudnya? huahaha.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts