e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Cowok Dewasa Nembak Cewek itu Lebay Banget

Nonton facebooker di antv bikin tersenyum sendiri. Yang menarik, Joshoa mengatakan bahwa kalau sudah gede nembak cewek itu gak banget. Meski begitu, tak lama kemudian Joshoa datang dari belakang bernyanyi, berniat nembak Agita.

Memang benar yang dikatakan Joshoa, tetapi entah kenapa Joshoa mengingkari sendiri kata-katanya. Sebenarnya lelaki dewasa itu sudah tidak lagi perlu nembak cewek pujaan hatinya. Pada usia di bawah 17 tahun masih mendingan. Pada masa-masa seperti ini percintaan memang cenderung hanya dalam kata-kata; cinta dalam kata. Cinta masa ini datang dari mata, lalu ditunjukan dengan ucapan dari mulut.

Setelah dewasa, cinta itu bukan sekedar kata-kata, tetapi cinta adalah sebuah ekspresi perasaan sayang muncul dari lubuk hati, terealisasi dalam tindakan. Seperti misalnya memberikan kejutan hadiah ulang tahun, memberikan kado yang spesial. Cinta pada masa ini hampir sudah tidak ada lagi penilaian. Tidak lagi menilai apakah dia msikin, apakah dia kaya, apakah dia berpendidikan ataukah tidak. Yang terpenting adalah dia telah dipilih oleh hati; hatiku memilihnya.

Keadaan seperti itu membuat kita tidak lagi membutuhkan tembak menembak, yang terjadi hanyalah sebuah keinginan untuk mencintainya, meski adakalanya juga muncul rasa ingin memiliki. Namun ada yang mampu mencintai tanpa ingin memilikinya, yang ada hanya meminta kepadanya untuk mengijinkan kita untuk mencintainya. ‘Ijinkan aku mencintaimu’, hanya itu permintaannya, bukan seperti anak baru gede yang doyan bilang ‘Maukah kau menjadi pacarku?’. Lebay banget. Ketika cinta terungkap dari mulut cenderung tidak seru, tak menarik, malah membuatnya terasa hambar. Kalau pun ingin mengungkapkan dalam bentuk kata-kata, akan lebih berasa jika kita tunjukan dalam tulisan, misalnya kirim surat cinta.

Aku pernah merasakan keadaan seperti itu, dimana aku merasa tidak butuh lagi untuk mengungkapkan perasaan pada dia melalui ucapan, tetapi lebih pada tindakan. Misalnya selalu ingat ulang tahunnya dan selalu berkeinginan untuk selalu memberi apa yang dia butuhkan, tahu hal-hal spesial tentang dia tanpa bertanya kepada dia, tetapi berusaha mencari dari orang lain atau pun cara-cara khsusus.

Cewek abg yang aku kejar bertahun-tahun, tak pernah aku tembak. Aku berusaha menunjukan cinta itu dalam tindakan, seperti tidak marah ketika diledek, dicaci maki. Tidak marah ketika pemberiaan kita tidak diterima. Apakah kita kecewa? pasti kecewa, tetapi kekecewaan seperti itu tidak ditunjukan dengan kemarahan. Kekecewaan seperti itu akan muncul dengan linangan air mata. Sungguh, cinta seperti itu membuat kita terharu ketika mengingatnya kembali.

Ketika merindukan dia, benar-benar membuat jiwa kita terguncang. Pikiran selalu dihiasi wajahnya, selalu dibayangi bagaimana sikap dia terhadap kita. Bila terabaikan, mengingat hal itu membuat kita menangis. Perlahan tetapi pasti, air mata meleleh membasahi pipi. Keadaan ini membuat kita menuliskan tentang bagaimana perasaan kita terhadap sikapnya. Bila ada kesempatan, apa-apa yang kita rasakan, hal itu kirim untuknya, agar dia tahu bagaimana perasaan kita sesungguhnya.

Perasaan yang tak pernah aku miliki sebelumnya adalah tak bisa memindahkan perasaan ini kepada yang lain dan sedih hanya dengan membayangkan bila aku meninggalkannya, atau memilih gadis lain. Entah apa yang membuat aku seperti ini, akan tetapi aku pernah berdoa kepada Tuhan bahwa bila aku berjodoh dengan dia semoga aku tak memilih gadis lain yang membuatku menyesal di kemudian hari. Apakah perasaan ini sebuah jawaban doa’ku ataukah hanya rasa sayangku yang terlalu dalam hingga sulit aku mengambilnya dari lubuk hatiku untuk dipindahkan pada yang lain?

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts