e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Sebabnya Cewek Suka Dibohongi

“Mupu, mupu.. penampilanmu terlalu sederhana, mana ada cewek sekarang yang mau mendekati cowok sederhana, cewek sekarang suka sama cowok parlente”

Begitulah kritik seorang mbok-mbok yang sudah beranak dua padaku. Mendengar celotehannya aku hanya tertawa. Habis menggemaskan kritikannya. Menurut Primbon; aku tipikal orang sederhana, biarpun misalnya aku kaya atau misalnya menjadi pemimpin, tetap saja sederhana dan selalu mementingkan kepentingan orang lain. Apalagi memang aslinya hidup pas-pasan, pasti terlihat sederhana sekali. Enjoy aja, hehehe.

Memang aku dasarnya susah dipengaruhi orang, tetap keukuh pada pendirian. Menurutku cewek yang yang hanya menilai lelaki dari hartanya dan dari penampilannya adalah wanita yang kurang cerdas dan calon wanita yang akan sulit mendapat kebahagiaan. Kok bisa?

Sederhannya begini; wanita yang selalu memimpikan memiliki lelaki/suami kaya, dia ciri-ciri wanita miskin, matre dan tidak berbobot. Artinya, wanita seperti itu merasa tidak akan mampu menjalani kehidupan jika memiliki suami pas-pasan; pada intinya wanita seperti ini hanya siap bahagia tetapi tidak siap menderita.

Berbeda dengan wanita yang berbobot; wanita tipe ini siap menyongsong hidupnya dengan lelaki yang hidupnya saat ini pas-pasan, dan wanita ini yakin bahwa dia mampu berjuang bersama calon suami seperti itu; asalkan lelaki itu memiliki tekad yang besar dalam memperjuangkan suka-duka kehidupan.

Wanita berbobot sadar bahwa lelaki kaya saat ini besar kemungkinan bisa jatuh dalam kemiskinan di masa mendatang; begitu sebaliknya, lelaki pas-pasan juga memiliki peluang menjadi kaya. Tak hanya itu, wanita berbobot sadar bahwa hidup ini selalu pasang surut; kadang bahagia, kadang menderita. Adalah bodoh jika hanya berkayal selalu hidup dalam kebahagiaan. Dengan kata lain, wanita berbobot siap dalam berbagai keadaan; dia tahu suka-duka kehidupan berjalan berdampingan.

Pada saat ini, kebahagiaan cenderung diukur dengan harta; padahal tidak demikian. Hasil pengamatan dan perenunganku; ternyata bagi si miskin dan si kaya; bahagia itu sama saja. Bahkan kecendrungan orang yang hidup pas-pasan lebih bisa hidup bahagia, bisa tertawa lepas. Sebaliknya dengan orang kaya; ternyata banyak orang kaya yang tidak bahagia, buktinya banyak orang kaya yang setres, setruk, seda (die/mati). Intinya harta tidak bisa dijadikan ukuran bahagia atau tidaknya seseorang; bahagia itu tergantung bagaimana kita bisa menyikapi hidup. Kalau hal ini dijelaskan bisa panjang lebar. Stoplah sampai disitu.

Pada saat ini, cewek matre semakin banyak, begitu pula semakin banyak cewek yang suka berpakaian seksi. Aku berpandangan kalau cewek matre itu tidak cerdas atau kurang cerdas, ternyata sama dengan cewek seksi. Menurut sebuah penelitian, lelaki cenderung menilai wanita yang suka berpakaian seksi dianggap tidak cerdas. Mungkin wanita tipe ini sudah tidak memiliki modal untuk memikat lelaki, sehingga modalnya kemolekan tubuh.

Lucunya lagi, di dunia maya aku sering melihat cewek seksi suka mengeluh; kapan aku mendapatkan lelaki baik-baik? ehemm, dia gak sadar pakaian seksi cenderung mengundang lelaki nakal. Pikir dengan akal sehat!

Serupa dengan cewek matre. Cewek matre sering merasa salah memilih pasangan, sering merasa dibohongi/
ditipu. Lalu salah siapa? salah dia jadi cewek matre, materialistis. Kalau mau mendapatkan cowok jujur, sifat matre itu perlu dibuang jauh-jauh; soalnya cowok jujur itu tampil apa adanya. Kalau hidupnya pas-pasan, penampilannya pas-pasan juga. Biasanya cowok jujur cenderung lebih semangat menjalani hidupnya, walau hingga pontang-panting.

Anehnya, wanita sering mengharapkan lelaki baik, jujur, tetapi dia menghindari lelaki yang tampil apa adanya. Cenderung mendekati lelaki berpenampilan parlente. Padahal, belum tentu di balik penampilannya itu dia bahagia, belum tentu dia kaya, belum tentu jujur. Bisa jadi dia terlihat kaya, tetapi kenyataan juga kaya hutang dalam keluarganya.

Kira-kira sudah ketemu gak jawabannya kenapa wanita suka dibohongi?
Sepertinya tidak.
Pada dasarnya tidak ada wanita yang suka dibohongi, yang ada adalah wanita yang bisa dibohongi.
Wanita yang bisa dibohongi adalah wanita yang tidak berbobot, matre, suka berpakaian seksi. Mau saja dibodohi dengan rayuan-rayuan maut, hingga tak sadar diri bahwa hidup itu sesungguhnya adalah penderitaan.

Terlepas dari pandangan di atas, ternyata wanita suka dibohongi karena ketika seorang wanita akan mejalin hubungan dengan seorang lelaki, hayalannya sudah mengarah menikah. Artinya, meski masih muda seorang wanita, ketika dia menjalin hubungan dengan seorang lelaki, dia sudah berkayal seperti akan membangun rumah tangga. Jadi gemas aku, hiks! soalnya aku sering ditanya seperti ini sama cewekku dulu; kalau kita menikah, kakak nanti jadi apa; dosen, guru, pengacara, pengusaha?

Lebih gemas lagi, pacarku pernah bertanya seperti ini; kalau kita menikah, kakak ingin punya anak berapa? duuhh, pertanyaannya unyu-unyu, sama seperti wajahnya.

Mengetahui sifat wanita seperti itu, maka saat merayu wanita, maka bawalah dia ke masa depan. Katakan sesuatu yang indah di masa depan jika dia mau bersama kita. Misalnya katakan bahwa kita nanti akan menjadi pengacara, pengusaha sukses, menjadi DPR. Dengan cara itu, wanita pasti bakalan klepek-klepek. Hehehe.

Kalau aku ogah begituan, mendingan jujur apa adanya. Dulu pernah suka merayu cewek dengan rayuan bohong, hasilnya bisa dapat cewek lebih dari satu, bahkan setengah lusin. Saat ini sudah buang jauh-jauh jurus gila mencari pacar, seperti yang pernah aku tulis di Kompas si ana; saat ini yang ada adalah jurus sederhana mencari pasangan yang pantas.

Jika mau jujur, apa adanya, semoga kita akan bisa mendapatkan pasangan yang tak terduga, dalam arti pasangan yang kita dapatkan memang pantas untuk kita. Baik pantas dari segi wajah (wajah mirip), tingkah laku, pendidikan, dan kasih sayang. Yang pada intinya menjadi pasangan yang serasi.

Hal itu bisa dibentuk menjadi kata bijak; sebagaimana aku, demikianlah pasanganku. Misalnya; jika kita baik, pasangan juga baik. Jika kita cakep, pasangan juga cakep. Bisa juga jika kita cakep namun pasangan tampangnya biasa, akan tetapi dia membawa keberuntungan. Yang pada intinya; pasangan kita pantas untuk kita. Kalau ingin mendapatkan wanita yang suci, maka kita juga harus begitu; bisa menjaga diri.

Biasanya, orang yang tak bisa mendaptkan pasangan serasi adalah orang yang tak bisa menjaga diri, terutama wanita yang tak bisa menjaga kesuciannya, lebih khusus keperawanannya.

0 Komentar:

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts