e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Memberi Shampo pada Bulu Kemaluan

Memberi Shampo pada Bulu Kemaluan (17+)
Status ini saya batasi pembacanya karena orang yang masih di bawah 17 tahun besar kemungkinan kemaluannya belum berbulu lebat, masih tipis sehingga terlihat unyu-unyu. Kwekekek.

Para pakar kesehatan masih berdebat soal bulu kemaluan, ada yang menganjurkan sesekali cukur bulu kemaluan, ada juga yang menyatakan tidak baik jika bulu kemaluan dicukur.

Mereka yang menganjurkan penting untuk cukur bulu kemaluan mengacu pada penelitian yang menyatakan bahwa jika bulu kemaluan tidak dipotong dalam kurun waktu tertentu akan menjadi sarang bakteri. Besar kemungkinan hal ini mengacu pada ajaran Islam yang menganjurkan perlu mencukur bulu kemaluan, bulu ketiak.

Sedangkan mereka yang menganjurkan tidak mencukur bulu kemaluan didasarkan pada penelitian bahwa apabila bulu kemaluan dicukur akan mengalami kerusakan seperti iritasi pada kulit kemaluan. Mereka juga berpandangan bahwa bulu kemaluan diciptakan Tuhan yang memang harus ada untuk melindungi permukaan kulit sekitar kemaluan. Lagi pula tanpa dicukur bulu kemaluan takan pernah menjadi panjang (tidak seperti jenggot dan rambut).

Menyikapi perbedaan dari para pakar, saya berpendapat bahwa bulu kemaluan tidak perlu dicukur akan tetapi bulu kemaluan perlu mendapat perhatian soal kebersihannya yaitu sesekali dibersihkan dengan shampo agar lebih sehat dan juga lebih bersih.

Akan tetapi perlu digarisbawahi, ketika akan memberi shampo pada bulu kemaluan lakukan setelah bagian tubuh lainnya sudah bersih, terutama bagian kepala. Menurut tradisi di Bali, seseorang tidak dibenarkan menyentuh kepala setelah menyentuh bagian tubuh yang dianggap kotor. Menurut kitab Manawa Dharmasastra batasan lubang tubuh yang kotor dan tidak kotor yaitu pusar. 

 Kemunduran Spiritual Akibat Minuman Keras

Hanya karena masyarakat Indonesia tidak tahu aturan minum, terutama minuman beralkohol, akhirnya pemerintah melalui menteri perdagangan mengeluarkan peraturan menteri perdagangan No. 6 tahun 2015 mengenai Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Kalau dipikir-pikir, kok konyol sekali bangsa kita, minum saja tidak tahu. Apa pula manfaatnya bila minum minuman keras hingga mabuk-mabukan?

Memang minuman keras bila diminum sedikit (beberapa sloki saja) berdampak positif terhadap kesehatan dan apabila diminum oleh orang dewasa. Namun nyatanya hampir tidak ada masyarakat yang minum minuman keras hanya beberapa sloki, tapi mereka minum hingga mabuk-mabukan. Inilah kekonyolan bangsa kita.

Mereka yang suka minum-minuman keras secara berlebihan cenderung akan bertindak brutal, kehilangan kesadaran. Oleh karena itulah agama melarang minum-minuman keras. Bagaimana cara kerja minuman keras ini bekerja mengganggu pikiran sehat kita?

Minuman yang kita minum akan berdiam dalam tubuh kita dalam beberapa minggu, rata-rata sebulan. Apalagi jika jarang berolahraga, maka akan semakin lama berdiam dalam tubuh. Makanan ataupun minuman membentuk darah, dari darah membentuk daging. Yang lebih dahsyat lagi, makanan dan minuman membentuk sifat atau karakter kita.

Apabila kita makan atau minum yang tidak baik untuk kesehatan, itu artinya kita membentuk tubuh yang tidak baik dan membentuk karakter yang tidak baik. Tubuh yang tidak baik mentutupi kesadaran kita, sehingga kita sulit maju dalam spiritual, sehingga cenderung berbuat yang tidak baik, bahkan berbuat kriminal.

Lebih lanjut, makanan dan minuman juga membentuk sperma. Makanan yang buruk membentuk sperma buruk. Dari sperma buruk ini apabila bertemu dengan ovum yang buruk maka akan terbentuk janin dengan karakter rusak. Dari sinilah akan terbentuk generasi rusak.

Ini uraian kesimpulan berdasarkan ajaran agama.. yang mempelajari dari sisi medis, monggo dikupas dari sudut pandang medis. 

Baca juga  http://kesehatan.kompasiana.com/alternatif/2012/12/13/hindu-membenarkan-mengkonsumsi-minuman-keras--516436.html

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts