e-mail: mupu.merta@gmail.com www.kompasiana.com/mertamupu.co.id

Free Think About Everrything

Mantram Ganesha





Dewa Ganesha merupakan salah satu dewa yang banyak dipuja umat Hindu, dari berbagai golongan dan keyakinan. Dewa Ganesha dipuja umat Budha, Jaina dan umat agama lainnya yang berasal dari kebudayaan India.
Penggambaran dewa Ganesha cukup unik, Ia digambarkan sebagai dewa berkepala gajah. Ada beberapa mitologi dalam kitab purana menjelaskan asal-usul dewa Ganesha sebabnya berkepala gajah, seperti diuraikan dalam kitab Siva Purana.
Dewa Ganesha memiliki banyak nama suci. Beberapa nama suci-Nya yang populer diantaranya Ganapati, Vinayaka, Lambodara. Di Nusantara, dewa Ganesha disebut Bhatara Gana. Beberapa kitab yang didedikasikan untuk Ganesha yaitu Ganesha Purana, Mudgala Purana, Ganapati Atharwashirsa.
Dari berbagai uraian kitab suci, terutama purana, pada hakekatnya dewa Ganesha diberi tugas dalam tiga hal yaitu bertugas sebagai penghancur segala rintangan, penganugerah kecerdasan dan penganugerah kemakmuran.
Umumnya, patung dewa Ganesha ditempatkan di depan pintu pekarangan, dipuja setiap akan bepergian. Di Bali, dewa Ganesha dipuja dalam upacara Rsi Gana, untuk memohon kesucian dan keselamatan. Ada juga yang berpendapat bahwa di Bali dewa Ganesha dipuja di ‘Tugu Karang’ yaitu sebagai dewa penjaga pekarangan rumah.
Dalam mitologi Hindu, dewa Ganesha diberkati oleh Mahadewa dan para dewa, bahwa barangsiapa yang melakukan upacara maupun usaha tanpa melakukan pemujaan kepada dewa Ganesha terlebih dahulu, maka upacara maupun usaha yang dijalankan seseorang akan menemui berbagai hambatan dan rintangan.
Terdapat banyak lagu pujaan untuk mengagungkan dewa Ganesha, seperti misalnya Ganesha Gayatri; Om Ekadantaya Viddhamahe,Vakratundaya Dhimahi, Tanno Danti Prachodayat. Selain Ganesha Gayatri, juga terdapat lagu pujian yaitu Ganesha Mantra, dengan irama yang merdu dan indah, sebagai berikut:

"Vakratunda mahakaya,
Surya koti sama praba,
Nirvignam kuru me Deva,
Sarva kaaryeshu sarvada."
[Menggunakan tembang Gayatri pembuka, dilagukan 1 kali]

 [ Vakratunda - Curved trunk, Mahakaya - Huge form, Surya - Sun, Koti - Billion, Sama - Equal, Prabha - Splendor, Nirvighnam - No obstacles, Kurume - Give me, Deva - God, Sarva - All, Kaaryeshu - Endeavours, Sarvada - Always]

O dewa Ganesha, yang belalainya melengkung dan bertubuh besar, kecemerlangan-Mu seperti jutaan Matahari. O Dewa, berkatilah aku, selalu bebas dari hambatan dan rintangan pada setiap usahaku.

“Om Gan[1]  Ganapataye Namo Namaha,
Shri Siddhi Vinayaka Namo Namaha.
Ashta Vinayaka Namo Namaha,
Ganapati Bappa Moraya.”
[Menggunakan tembang Gayatri. Ulangi mantra ini 11 kali, atau 108 kali]

Mantra ini berasal dari Ganesha Upanishad. Baik dikidungkan atau dinyanyikan saat mulai belajar di sekolah maupun di rumah, mulai pekerjaan baru, mulai membangun usaha, menjalin kontrak baru, akan melakukan perjalanan, dan usaha lainnya. Mafaat mantram ini untuk memohon karunia kepada-Nya agar terbebas dari segala rintangan dan hambatan, sehingga lebih mudah meraih keberhasilan atas karunia dari-Nya.



[1] Dilafalkan Gang, dengan lidah ditarik, gigi menyatu

Opini Pilihan

Mencari Tulang Manusia ke Kuburan

Ada perintah dari seseorang kepada saya untuk mencari tulang guru (bapak saya) ke kuburan. Saya mulai perjalanan dari pemagpagan (tempat me...

Opini Terbaru

Kategori

Arsip Blog

Popular Posts